JAKARTA RAYA- Dalam rangka ulang tahun Asosiasi Kecubung Amethyst Indonesia (AKAMI) yang ke- 2 Minggu (13/7), para pedagang batu akik dan permata Pasar Rawa Bening Jatinegara Jakarta Timur diberi edukasi terkait penjualan secara daring atau online.
Berbeda dengan tahun sebelumnya yang diisi dengan kegiatan kontes, kegiatan yang berlokasi di Pasar Rawa Bening lantai satu kali ini banyak diisi kegiatan yang lebih edukatif.
Menurut Ketua Asosiasi Kecubung Amethyst Indonesia Chairullah, selain sebagai ajang silaturahmi diantara para pedagang batu akik , kegiatan ulang tahun kali ini AKAMI ingin para pedagang lebih berkembang lagi terutama dalam hal penjualan dengan menyesuaikan kondisi zaman.
“Karena itu kita mengedukasi anggota kami, selain cara berdagang secara offline, tetapi juga secara online dengan memperkenalkan berbagai platform media sosial yang bisa mereka gunakan untuk mengembangkan usahanya,” tutur Chairullah.
Tujuannya agar batu akik bisa ramai kembali dan anggota Akami bisa menjadi lebih berkembang serta diharap lebih baik lagi kedepannya.
Tak hanya itu lanjut Chairullah, AKAMI juga memberi edukasi tentang batuan Amethyst dan Quartz Lainnya.
Sementara itu Kepala Pasar Rawa Bening Achmad Subhan menyambut baik kegiatan yang dilakukan AKAMI yang bersifat edukatif tersebut.
“Para pedagang batu akik memang harus mampu mengikuti perkembangan zaman di era digitalisasi dan media sosial saat ini. Karena itu kegiatan edukasi yang dilakukan AKAMI sangat baik sekali. Dan saya ucapkan
selamat HUT ke- 2 AKAMI, semoga menjadi plopor perbatuan akik asli indonesia khususnya batu kecubung amatis indonesia,”
ujar Subhan.
Menurut Subhan, Pasar Rawa Bening selama ini telah menjadi pusatnya batu akik dan permata yang sudah memiliki lab batu untuk menguji keaslian batu, dan Pasar Rawa Bening sendiri telah memilik saluran media sosial, seperti chanel Youtobe dan Tiktok Pasar Rawa Bening official, sebagai sarana informasi bagi masyarakat.
Tinggalkan Balasan