JAKARTA RAYA, Bekasi – Satpas SIM Polres Metro Bekasi Kabupaten telah ditetapkan sebagai percontohan nasional oleh Korlantas Polri. Tentu ini bukan sekadar klaim simbolik, tapi dibuktikan lewat berbagai inovasi dan pengakuan resmi institusi Polri.
Berbagai fasilitas dan sistem menjadi model nasional untuk pembenahan seluruh Satpas di wilayah lain dengan menggunakan konsep “Satpas Modern Humanis dan Presisi”.
Di sini bisa dilihat kombinasi fasilitas fisik mutakhir, integrasi teknologi digital & sensor, serta pelayanan inklusif via gerai dan keliling.
“Satpas Polres Metro Bekasi ini menjadi percontohan secara nasional, semua layanan berbasis digital, nyaman, transparan, dan anti pungli, ” ujar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat meresmikan Satpas Bekasi sebagai Satpas Prototipe Nasional pertama di Indonesia pada Mei 2023.
Capaian inovasi pelayanan turut mendapat pengakuan dari masyarakat ‘sangat puas’ dengan layanan SIM baik dari sisi kecepatan, kenyamanan, sampai ke profesionalisme petugas.
Meski begitu, sistem masih perlu diperkuat agar benar-benar bebas dari calo dan transparan sepenuhnya.
Kasat Lantas Polres Metro Bekasi Kompol Sugihartono tidak lantas jumawa dan berpuas diri. Dia mengatakan, pihaknya terus mengevaluasi apabila ada sisi kelemahan pelayanan yang dikeluhkan masyarakat.
“Kami berupaya mengevaluasi apabila ada terdengar masyatakat yang melontarkan keluhan,” ungkapnya.
Kompol Sugihartono tidak hanya fokus pada tata kelola administrasi SIM, tetapi juga memperluas jangkauan edukasi, aksesibilitas, dan budaya tertib berlalu lintas.
Berikut beberapa inovasi terbaru dan unggulan dalam pelayanan Satpas SIM Polres Metro Bekasi (Kabupaten) yang menjadikannya percontohan pelayanan publik di Indonesia:
• Teknologi FIFO Integrated System
Sistem antrean First In First Out terintegrasi digital pertama di Indonesia, tercatat dalam Rekor MURI sebagai Satpas prototipe pertama .
• Gedung Satpas Prototipe Modern
Desain dua lantai dilengkapi zona khusus: registrasi, uji teori/praktik, ruang laktasi, ruang disabilitas, ruang bermain anak, internet, LED TV, CCTV, simulator, dan lapangan praktik .
• Smart SIM Berfungsi Ganda
Diluncurkan bersamaan dengan sistem FIFO, kartu SIM kini berpadu fungsi sebagai e‑money (bisa dipakai untuk tol dan pembelanjaan hingga saldo Rp 2 juta) .
• Sensor dan Sistem Uji Praktik Otomatis
Area praktik SIM C dilengkapi sensor otomatis untuk deteksi objek, membantu penilaian uji praktik yang objektif & akurat .
• Digitalisasi Layanan via SINAR & Digital Korlantas
Masyarakat bisa mendaftar, perpanjang, dan bayar SIM secara online melalui aplikasi SINAR, tanpa antre langsung .
• Gerai dan SIM Keliling Inklusif
Ada gerai SIM di pusat kota dan outlet pendukung; satpas pembantu (seperti Kalimalang) beroperasi demi jangkauan yang lebih luas .
• Fokus Pelayanan Prima SDM dan Edukasi Masyarakat
Petugas mendapat pelatihan intensif: layanan publik, profesionalisme, antisipasi pungli .
Edukasi dilakukan bersama perusahaan untuk meningkatan kesadaran buat karyawan segera bikin SIM saat waktunya. (ali)
Tinggalkan Balasan