JAKARTA RAYA – PT. Jakarta Osses Energi (JOE), anak usaha dari BUMD DKI yakni PT. Jakarta Propertindo (Jakpro) bekerjasama dengan Yayasan Sinergi Bhakti Negeri (SBN) telah melaksanakan kegiatan penyaluran bantuan pendidikan pesantren bagi sejumlah anak usia sekolah yang berasal dari Pulau Sabira, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.

Program tersebut merupakan rangkaian dari agenda pembinaan yayasan SBN terhadap masyarakat di Pulau Sabira. Seremoni serah terima bantuan dan siswa binaan dilaksanakan pada Minggu (13/7) di kantor Yayasan SBN, Menteng, Jakarta Pusat dihadiri oleh perwakilan dari PT. JOE serta orang tua siswa.

Muzani Syukur selaku perwakilan PT. JOE menyampaikan rasa bahagianya serta berharap agar penyaluran bantuan dilaksanakan secara transparan dan tepat sasaran. Selain itu, kata Muzani, program bantuan pendidikan tersebut harus bisa dipastikan membantu keperluan siswa yang sudah terdata selama satu tahun ajaran.

“Pembangunan warga Sabira dengan upaya program beasiswa merupakan jalan panjang agar ke depan sumber daya disana bisa semakin berkembang, serta memiliki tokoh baru yang berdampak positif untuk semua warga,” ujar Muzani dalam keterangan resminya, Rabu (16/7/2025).

Sementara itu, ketua Yayasan SBN, Fakhrizal Lukman menyambut baik kerjasama yang sudah terjalin baik dengan PT. JOE untuk pemberdayaan warga Pulau Sabira. Ia mengungkapkan, siswa/santri terpilih sebanyak lima orang tersebut bersekolah di lembaga pendidikan keagamaan atau pesantren yang ada di Jakarta dan sekitarnya.

Fakhrizal berharap, kelima siswa tersebut nantinya akan menjadi tonggak berdirinya pesantren masyarakat yang menjadi bagian dari cita-cita Yayasan dan masyarakat Pulau Sabira. Ia pun memastikan bahwa bantuan pendidikan berupa biaya kebutuhan selama menjadi siswa boarding school atau santri pondok pesantren akan disalurkan secara berkala terutama untuk memenuhi keperluan seperti beli kitab-kitab serta keperluan pondok lainnya.

“Pendidikan adalah tonggak utama memajukan suatu daerah. Dan dengan program kolaborasi berupa bantuan biaya pendidikan ini, tentu terobosan sangat bagus yang dapat dirasakan untuk jangka panjang bagi warga Pulau Sabira,” jelas Fakhrizal.

Ibu Fatimah sebagai salahsatu orang tua penerima manfaat program bantuan pendidikan mengungkapkan rasa bahagia dan harapan untuk anak-anak pulau Sabira yang hari ini bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

“Tentu saja kami sangat bahagia. Apalagi kami merasakan betul program ini benar-benar membantu kami untuk harapan kemajuan masa depan putera-puteri pulau Sabira yang dampaknya pasti pengembangan warga di pulau kami untuk waktu yang panjang nanti,” Ungkap Fatimah. (hab)