JAKARTA RAYA, Depok – PT Tirta Asasta Depok mengajak warga untuk berkomitmen dalam mewujudkan layanan air bersih yang merata, aman, dan berkelanjutan. Imbauan ini sejalan dengan rencana pengembangan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Duren Seribu, Sawangan.
Saat ini, Tirta Asasta tengah melaksanakan Real Demand Survey (RDS) pra-Feasibility Study (pra-FS) untuk Kecamatan Sawangan dan Bojongsari, yang berlangsung mulai 15 Juli hingga 15 September 2025.
Direktur Utama PT Tirta Asasta Depok, Imam M. Olik Abdul Holik, menegaskan pembangunan IPA bukan sekadar proyek fisik, melainkan wujud komitmen menjawab kebutuhan masyarakat.
“Partisipasi aktif warga dalam survei ini sangat penting agar layanan yang kami hadirkan benar-benar sesuai dengan harapan masyarakat,” ujarnya, Selasa (19/8/2025).
Ia menambahkan, survei dilakukan oleh petugas resmi yang dilengkapi identitas, surat tugas, serta izin dari kecamatan dan kelurahan, dengan tetap mengutamakan etika, kenyamanan, dan keamanan warga.
RDS ini menjadi langkah awal untuk menambah kapasitas IPA Duren Seribu sebesar 150 liter per detik, guna memperluas jangkauan layanan air bersih, khususnya di wilayah yang selama ini belum terlayani optimal.
Data hasil survei nantinya akan menjadi dasar perencanaan sistem penyediaan air bersih yang lebih efisien dan sesuai kebutuhan nyata masyarakat. Sosialisasi RDS sendiri dimulai sejak 15 Juli 2025 dengan pembekalan petugas di Aula Kantor PT Tirta Asasta Depok, yang dihadiri Tim Pelaksana RDS, Bagian Pengembangan Perusahaan & Manajemen Risiko, serta pihak internal lainnya.
Adapun wilayah sasaran survei meliputi:
- Kecamatan Sawangan: Kelurahan Sawangan, Sawangan Baru, Pasir Putih, Bedahan, Pengasinan, Kedaung, Cinangka.
- Kecamatan Bojongsari: Kelurahan Curug, Bojongsari, Serua, Bojongsari Baru, Pondok Petir, Duren Seribu, Duren Mekar.
Tirta Asasta menekankan bahwa air bersih adalah hak dasar warga. Namun, perlu data akurat mengenai minat dan kebutuhan masyarakat agar pengembangan jaringan air perpipaan dapat diprioritaskan.
Dengan berpartisipasi dalam survei ini, warga turut mendukung percepatan pemerataan air bersih, mengurangi ketergantungan pada air tanah yang semakin terbatas, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan melalui pengelolaan air yang profesional. (ema)
Tinggalkan Balasan