JAKARTA RAYA – Pemkot Jakarta Timur bakal membuka sebanyak 1.420 petak makam baru usai penertiban bangunan pada dua lokasi Taman Pemakaman Umum (TPU).
Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin mengatakan jumlah tersebut merupakan akumulasi pembukaan petak makam baru pada TPU Kober Rawa Bunga dan TPU Kebon Nanas, Cipinang Besar Selatan.
Pada TPU Kober Rawa Bunga Pemkot Jakarta Timur sudah menertibkan sebanyak 14 bangunan, yang terdiri dari tempat usaha hingga lapak barang bekas milik warga.
“14 bangunan berupa bengkel, parkir liar, dan lapak rongsokan di atas lahan seluas 1.576 meter persegi. Dari pengembalian fungsi ini akan tersedia 420 petak makam baru,” kata Munjirin, Selasa (13/1/2026).
Kemudian dalam penertiban rumah warga pada lahan seluas 3.750 meter persegi area TPU Kebon Nanas, Pemkot Jakarta Timur menargetkan akan membuka 1.000 petak makam baru.
Diharapkan pembukaan petak makam baru ini dapat mengatasi masalah krisis lahan makam di Jakarta, karena 69 TPU di Jakarta sudah penuh atau hanya melayani pemakaman secara tumpang.
Pemkot Jakarta Timur pun sudah melakukan relokasi warga TPU Kebon Nanas ke enam unit rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) untuk keperluan pengembalian fungsi TPU.
Berdasarkan pendataan yang dilakukan, area TPU Cipinang Besar, Jalan Kebon Nanas, RT 15/RW 2 dihuni oleh sekitar 103 kepala keluarga (KK), dengan rincian 73 KK bersedia direlokasi,” ujarnya.
Rinciannya 46 KK direlokasi ke Rusun Pulogebang, lima KK ke Rusun Cipinang Muara, enam KK ke Rusun Cipinang Besar Selatan, satu KK direlokasi ke Rusun Jatinegara Barat.
Kemudian sembilan KK direlokasi ke Rusun Jatinegara Kaum, dan enam KK ke Rusun Pondok Bambu, relokasi ini sudah dilakukan secara bertahap sejak Selasa (6/1/2026).
Sementara untuk 30 KK warga TPU Kebon Nanas lainnya, Munjirin menuturkan mereka tidak bersedia direlokasi ke Rusunawa karena memilih pindah mengontrak secara mandiri.
“Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur juga memberikan bantuan kepada warga relokasi berupa modal usaha senilai Rp500.000, paket natura, paket hygiene kit, kemudian kasur,” tuturnya. (ali)


Tinggalkan Balasan