JAKARTA RAYA – Pusat Analisis Anggaran dan Akuntabilitas Keuangan Negara (PA3KN) Badan Keahlian Sekretariat Jenderal DPR RI terus memperkuat perannya sebagai sistem pendukung keahlian DPR RI.
Penguatan peran tersebut ditandai dengan kegiatan Workshop Teknik Penulisan Karya Tulis Ilmiah (KTI) Kebijakan yang Baik dalam Penyusunan Analisis APBN pada 26–27 Januari 2026 di Bintaro Jaya, Tangerang Selatan, Banten.
Saat membuka workshop, Kepala Pusat A3KN Badan Keahlian Setjen DPR RI, Dr. Hj.Furcony Putri Syakura, S.H., M.H., M.Kn., QGIA, QHIA, QIA, PQIA mengatakan workshop ini merupakan bagian dari strategi PA3KN dalam meningkatkan kualitas analisis APBN agar tak hanya bersifat teknokratis.
“Tetapi juga mampu menghadirkan analisis kebijakan yang tajam, berbasis bukti, dan berdampak langsung pada kualitas pengambilan keputusan DPR RI dalam pelaksanaan fungsi anggaran, legislasi, dan pengawasan, ” kata Cony di Jakarta, Rabu (28/1/2026)
Cony (panggilan akrab Furcony Sakura) menegaskan bahwa PA3KN memiliki mandat strategis untuk memastikan setiap analisis APBN yang disampaikan kepada DPR RI berangkat dari perumusan masalah kebijakan yang tepat, disusun secara ilmiah, dan dikomunikasikan secara efektif kepada pengambil keputusan.
Hari pertama workshop difokuskan pada penguatan fondasi analisis kebijakan. Prof. Dr. Istianingsih, S.E., M.S.Ak., Guru Besar Akuntansi Keuangan Kontemporer Universitas Bhayangkara Jakarta Raya.
Dalam paparannya, Istianingsih menekankan pentingnya pergeseran paradigma analisis APBN dari laporan administratif menuju karya ilmiah kebijakan yang menelaah akar persoalan desain kebijakan, insentif, dan tata kelola fiskal.
Sementara Dr. Hidayatullah, S.E., M.Si., M.Kom., M.H., Ak., dari Center of Excellence for Governance and Policy Studies Universitas Bina Nusantara, membekali peserta workshop dengan kerangka analisis kebijakan, peran regulasi, serta metodologi analisis APBN yang sistematis dan logic driven.
Sedangkan Marsda TNI (Purn.) Dr. Sungkono E., M.Si., Rektor Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma, mengulas analisis opsi kebijakan, trade-off, serta kelayakan politik, fiskal, dan institusional dalam perumusan rekomendasi kebijakan APBN.
Prof. Dr. Diding Rahmat, S.H., M.H. menyoroti etika akademik dan komunikasi kebijakan sebagai elemen krusial agar analisis PA3KN tidak hanya kuat secara substansi, tetapi juga dapat dipahami dan dimanfaatkan secara optimal oleh para pemangku kepentingan.
Sementara di hari kedua, diskusi pendalaman materi yang dipimpin oleh Conny, Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Prof KH Saifuddin Zuhri – Purwokerto, Prof. Dr. Hariyanto, M.Hum., menekankan pentingnya standarisasi global penulisan ilmiah dalam mentransformasikan kajian kebijakan PA3KN menjadi artikel jurnal bereputasi.
“Melalui rangkaian kegiatan ini, PA3KN menegaskan komitmennya untuk membangun budaya analisis dan publikasi ilmiah kebijakan yang berkelanjutan, ” katanya. (sin)


Tinggalkan Balasan