JAKARTA RAYA, Milan — Olimpiade dan Paralimpiade Musim Dingin 2026 di Milan–Cortina mencatat momen bersejarah yang penuh emosi dan inspirasi. Dari total 1.146 medali yang diperebutkan para atlet dunia, sejumlah rekor dan kisah luar biasa tercipta sejak hari-hari awal kompetisi.

Atlet ski alpine asal Swiss, Franjo von Allmen, menjadi peraih medali emas pertama Olimpiade Musim Dingin 2026 pada nomor menuruni bukit (downhill). Kemenangan ini menandai awal persaingan ketat di cabang olahraga salju paling prestisius tersebut.

Namun sorotan utama justru tertuju pada atlet tuan rumah Italia, Francesca Lollobrigida, yang mencatat prestasi legendaris di nomor seluncur cepat (speed skating) 3.000 meter putri. Lollobrigida berhasil merebut medali emas sekaligus memecahkan rekor pada hari ulang tahunnya, dengan catatan waktu impresif 3 menit 54,28 detik.

Kemenangan ini menjadi semakin istimewa karena Francesca Lollobrigida merupakan seorang ibu yang baru melahirkan. Statusnya sebagai ibu tidak menghalangi langkahnya untuk kembali ke lintasan dan tampil sebagai yang terbaik di dunia.

“Apa yang paling saya inginkan sekarang hanyalah kembali ke keluarga saya dan memeluk anak saya,” ujar Lollobrigida dengan mata berkaca-kaca usai lomba, sambil menggendong putra kecilnya di arena. Momen tersebut menjadi simbol kekuatan, keteguhan, dan inspirasi seorang perempuan di panggung olahraga dunia.

Francesca Lollobrigida juga memiliki latar belakang keluarga ikonik. Ia merupakan keponakan dari Gina Lollobrigida, aktris legendaris Italia yang dikenal sebagai simbol seks global dan salah satu bintang film Eropa paling berpengaruh pada era 1950–1960-an, dijuluki “La Lollo”.

Secara keseluruhan, Italia berhasil mengoleksi 9 medali, terdiri dari 1 emas, 2 perak, dan 6 perunggu, memperkuat posisi tuan rumah di papan klasemen sementara.

Sementara itu, dari cabang snowboard, atlet Austria Benjamin Karl menorehkan sejarah sebagai atlet pertama yang meraih empat medali Olimpiade sekaligus mempertahankan gelar slalom raksasa paralel.

Menariknya, medali Olimpiade Musim Dingin 2026 diproduksi oleh Percetakan Uang Negara Italia (IPZS) dengan konsep ramah lingkungan. Medali emas dibuat dari 500 gram perak murni yang dilapisi 6 gram emas, seluruhnya menggunakan logam daur ulang, sejalan dengan semangat keberlanjutan Olimpiade Milan–Cortina 2026. (rw)