JAKARTA RAYA — Apresiasi publik terhadap pembangunan 19.188 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) oleh Badan Gizi Nasional (BGN) terus menguat dan menjadi penanda penting terciptanya momentum baru Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Capaian sepanjang 2025 tersebut mempertegas keseriusan negara memperluas akses gizi, menekan angka stunting, serta memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Keberadaan ribuan SPPG yang tersebar di berbagai daerah telah mendorong peningkatan cakupan penerima manfaat secara signifikan.
Program prioritas nasional tersebut menjangkau anak sekolah, balita, ibu hamil, serta ibu menyusui.
Selain aspek kesehatan, kehadiran SPPG juga menggerakkan ekonomi lokal melalui penciptaan lapangan kerja dan keterlibatan pelaku UMKM di sekitar lokasi dapur layanan.
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir menegaskan dukungan penuh organisasinya terhadap program MBG yang digagas Presiden Prabowo Subianto.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh jaringan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah yang telah terlibat aktif dalam pengoperasian SPPG.
“Ucapan selamat yang sebesar-besarnya untuk ‘Aisyiyah Cabang Kasihan dan seluruh keluarga besar yang telah menjadi bagian dari koordinasi nasional program Makan Bergizi Gratis,” ujar Haedar.
“Sejak itu, program ini terus bergulir. Kini Muhammadiyah telah memiliki 150 unit SPPG dan bahkan akan terus bertambah,” tambahnya.
Kepala BGN Dadan Hindayana menyampaikan bahwa pembangunan 19.188 SPPG menjadi fondasi kuat bagi pelaksanaan MBG pada 2026.
“Tahun 2025 kami gunakan untuk membangun fondasi yang kuat. Dari 190 SPPG di awal tahun hingga 19.188 SPPG di akhir tahun, ini menunjukkan kerja masif dan terukur dalam menyiapkan layanan MBG,” jelas Dadan.
“Mulai 8 Januari 2026, MBG langsung melayani lebih dari 55 juta penerima manfaat,” tegasnya.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan seluruh program pemerintah, termasuk MBG, diarahkan untuk memperbaiki kualitas hidup rakyat dan memperkuat masa depan generasi bangsa.
“Saya tegaskan kembali bahwa semua program kita, semua strategi kita adalah untuk memperbaiki kehidupan rakyat kita. Kita ingin ekonomi kita bangkit, lapangan kerja kita tambah,” ujar Prabowo.
“Anak-anak harus makan yang baik supaya tumbuh sehat, kuat, pintar, dan nanti bisa menjadi masa depan bangsa yang hebat,” kata Presiden.
Sinergi lintas sektor, penguatan kualitas layanan, serta tingginya partisipasi masyarakat menjadikan pembangunan 19.188 SPPG sebagai pijakan optimistis bagi MBG untuk melangkah ke fase yang lebih matang dan berdampak luas bagi Indonesia.


Tinggalkan Balasan