JAKARTA RAYA, Percut Sei Tuan — Badan Kenaziran Masjid (BKM) Al-Ikhlas menggelar salat Jumat perdana pascarelokasi dari Komplek Veteran Dusun VIII Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, ke lokasi baru di Desa Sampali, Dusun XIV, Kecamatan Percut Sei Tuan, Jumat (2/1/2026).

Salat Jumat perdana tersebut dipadati ratusan jamaah. Usai pelaksanaan ibadah, BKM Al-Ikhlas turut menyalurkan bantuan paket sembako dan makan siang kepada jamaah serta warga sekitar sebagai wujud kepedulian sosial.

Kegiatan ini turut dihadiri Asri Ludin Tambunan, Lom Lom Suwondo, Ketua MUI Kabupaten Deli Serdang Kaya Hasibuan yang bertindak sebagai khatib, serta Ketua BKM Al-Ikhlas Surachman.

Dalam khutbah Jumatnya, Ketua MUI Deli Serdang Kaya Hasibuan mengajak jamaah menjadikan masjid sebagai pusat kebaikan dan keberkahan umat.

“Jadikan masjid sebagai sumber kebaikan bagi kita semua. Orang yang memakmurkan masjid akan ditolong Allah, dan orang yang membangun masjid akan dibangunkan istana di surga, selama dilakukan atas dasar takwa dan bukan kesombongan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat informasi, pembinaan umat, serta peningkatan martabat dan kesejahteraan masyarakat.

“Masjid adalah pusat peradaban umat. Mari kita tingkatkan kehadiran dan kebersamaan dalam memakmurkan masjid,” pesannya.

Sementara itu, Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan menegaskan bahwa memakmurkan masjid merupakan tugas bersama seluruh umat Islam. Ia mengajak masyarakat untuk tidak terjebak pada perdebatan yang berpotensi memecah persatuan.

“Sesuai dengan pesan khatib, membangun dan memakmurkan masjid berarti kita sedang menyiapkan rumah di surga. Untuk urusan agama, mari kita bersatu. Jika ada masjid yang lebih layak dan mampu menampung lebih banyak jamaah, mengapa tidak kita manfaatkan,” ujar Bupati.

Ia juga menekankan bahwa dari sisi legalitas, masjid di lokasi baru telah memiliki kejelasan hukum.

“Lahan masjid ini sudah atas nama BKM, sehingga secara hukum tidak ada lagi persoalan. Sekarang bukan soal kuantitas, tetapi bagaimana masjid ini benar-benar makmur dan menjadi ladang amal bagi kita semua,” tegasnya.

Ketua BKM Al-Ikhlas Surachman menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya salat Jumat perdana di lokasi baru. Ia menegaskan bahwa proses relokasi masjid telah dilakukan sesuai ketentuan serta melalui musyawarah dengan berbagai pihak terkait.

“Alhamdulillah, berkat dukungan masyarakat dan seluruh pihak, salat Jumat perdana dapat berjalan dengan baik. Di lokasi lama, jamaah sudah tidak ada lagi, sehingga relokasi ini menjadi solusi terbaik demi keberlangsungan fungsi masjid,” pungkasnya.

Dengan dimulainya aktivitas ibadah di lokasi baru, BKM Al-Ikhlas berharap masjid tersebut dapat menjadi pusat ibadah, pendidikan, dan kegiatan sosial yang membawa manfaat luas bagi umat serta mempererat ukhuwah Islamiyah di Kecamatan Percut Sei Tuan. (sin)