JAKARTA RAYA — Direktur Utama Darmawan Prasodjo menekankan bahwa kesuksesan hidup tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan atau kekuatan, tetapi oleh ketahanan dan konsistensi dalam menghadapi persoalan. Pesan ini disampaikan saat memberikan motivasi kepada mahasiswa Ikatan Kerja Institut Teknologi PLN (ITPLN) di kampus ITPLN, Rabu (25/2/2025).
“Pemenang dalam kehidupan bukan yang tercerdas, terkuat, atau tercepat. Pemenangnya adalah mereka yang mampu bertahan, istiqomah, bijaksana, dan terus maju,” ujar Darmawan. Ia menekankan pentingnya kesabaran dan ketekunan sebagai kunci menghadapi tantangan hidup dan karier yang kompleks.
Darmawan juga menyampaikan apresiasi kepada sivitas akademika ITPLN dan menyemangati mahasiswa yang menunaikan ibadah puasa Ramadan.
“Semoga adik-adik diberikan kekuatan untuk menuntut ilmu yang tinggi, bermanfaat, meraih karier profesional, dan kehidupan keluarga yang bahagia serta berkah dunia dan akhirat,” tuturnya.
Sejalan dengan motivasi tersebut, Rektor ITPLN Prof. Dr. Ir. Iwa Garniwa mengumumkan pembukaan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Gelombang 2 hingga 1 April 2026. Jalur Ikatan Kerja PLN Group menjadi fokus utama, menawarkan pendidikan terintegrasi dengan industri ketenagalistrikan dan peluang karier di PLN Group setelah lulus.
Selain PLN Group, ITPLN menyiapkan program Ikatan Kerja dengan APITU dan tengah menjajaki kerjasama dengan APLSI. Kampus ini juga menekankan nilai budaya ENERGI+ yang mencakup Etika, Nasionalis, Ekselen, Responsible, Global, dan Innovative.
Pendaftaran dilakukan daring melalui laman resmi infopmb.itpln.ac.id, dengan persyaratan seperti scan KK, KTP, rapor, surat pernyataan, akta kelahiran (boleh menyusul), dan biaya registrasi Rp350.000. Seleksi berkas akan dilakukan pada 3 April 2026.
Manajer Pemasaran dan Admisi ITPLN, Andi Dahroni, menjelaskan bahwa ITPLN menawarkan berbagai skema beasiswa, termasuk beasiswa penuh, parsial, prestasi akademik dan non-akademik, Hafidz Al-Qur’an, olahraga, anak pegawai PLN, KIP Kuliah, dan kerja sama BUMN.
Dari sisi akademik, ITPLN menerapkan sistem SMART 4-4-2: 40% teori oleh dosen akademisi, 40% pembelajaran berbasis pemecahan masalah dibimbing praktisi industri, dan 20% pengalaman lapangan melalui kuliah tamu, kunjungan industri, dan praktik langsung di sektor ketenagalistrikan serta energi baru terbarukan.
“Dengan model ini, mahasiswa tidak hanya kuat secara teori, tetapi juga siap menghadapi persoalan nyata di industri energi,” pungkas Andi. (hab)


Tinggalkan Balasan