JAKARTA RAYA- Seiring perekonomian Indonesia yang terus tumbuh, membawa dampak ke berbagai sektor usaha. Diantaranya seperti bisnis batu akik dan permata.

Bisnis ini beberapa tahun silam sempat booming, lalu meredup dan kini perlahan mulai bangkit kembali.

Seperti di Pasar Rawa Bening Jatinegara Jakarta Timur atau yang dikenal dengan nama Jakarta Gems Center.

Pasar tradisional khusus batu akik dan permata yang sudah ada sejak puluhan tahun silam ini, kian ramai dikunjungi para penggemar batu akik dan permata, dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara.

Tak hanya itu, seiring kian meningkatnya pengunjung, para pedagang batu akik dan permata di tempat inipun kian bertambah, sehingga pengunjung dapat lebih banyak mencari alternati produk batu yang disukainya.

Seperti toko BARA STONE & JEWELERY yang mulai membuka usahanya di tempat ini, setelah sebelumnya hanya berjualan melalui online lewat media sosial.

Menurut Imron, pemilik usaha BARA STONE & JEWELERY, dengan berjualan disini untuk memastikan produknya dapat dilihat langsung oleh para pembeli, hingga tidak ragu dengan kualitas batu permata yang dijualnya.

“Kalo sudah ada toko di Rawa Bening jadi customer juga bisa percaya bahwa kita juga ada toko offline. Apa lagi Pasar ini sudah sangat dikenal oleh para penggemar batu akik dan permata, bahkan yang terbesar di Asia,”jelasnya.

Di tokonya sendiri, ia menjual berbagai jenis batu permata, seperti Ruby, Sapphire Emerald, Citrine Blue, Apatite, Tanzanite dan lainnya.

“Yang paling diminati pembeli itu batu Ruby dan Tanzanite, yang harganya berkisar Rp 1,5 juta,”jelas Imron.

Sementara itu Yohanes Setyawan Pengurus Harian Puspacakra mengakui saat ini memang kios-kios yang ada di Pasar Rawabening mulai ramai lagi.

“Banyak penjual yang sebelumnya online sekarang mulai buka toko, biar pembeli makin percaya dan bisa lihat barang langsung..umumnya begitu,”jelas Yohanes yang akrab disapa Jess.

Hal senada dikatakan Kepala Pasar Rawa Bening Achmad Subhan. Ia mengaku bersyukur dengan fenomena ini.

Menurutnya ini juga berkat kerja keras para pedagang maupun para komunitas yang terus menerus mempromosikan batu akik dan permata, bajk secara online lewat media sosial maupun secara offline dengan berbagai event kegiatan.

“Kami dari pengelola pasarpun terus berbenah, dengan melengkapi berbagai fasilitas yang ada, sehingga penjual dan pembeli disini dapat nyaman menjalani aktifitas bisnisnya. Karena tempat ini bukan sekedar pasar, tetapi juga telah menjadi destinasi wisata,”ujar Subhan.