JAKARTA RAYA – Venesia kembali memukau dunia lewat perhelatan Karnaval Venesia yang berlangsung meriah pada Sabtu, 14 Februari dan Minggu, 15 Februari 2026. Tahun ini, karnaval mengusung tema unik yang memadukan semangat Olimpiade Musim Dingin dengan nuansa romantis Hari Valentine, menghadirkan perpaduan mitologi klasik dan modernitas di jantung kota laguna tersebut.
Ikon kota, Piazza San Marco, menjadi pusat perayaan dengan panggung megah bernuansa Olimpiade. Sejak pukul 11.00 hingga malam hari, alun-alun legendaris ini dipenuhi pertunjukan musik, seni, dan atraksi spektakuler yang menyedot perhatian ribuan pengunjung dari berbagai negara.
Suasana semakin semarak dengan penampilan seniman teater sirkus komedi yang tampil energik bersama para atlet dalam sajian koreografi tari abad ke-18 dan ke-19. Unsur klasik tersebut dipadukan secara kreatif dengan tango Argentina dan tarian Amerika Latin, menciptakan atmosfer perayaan yang dinamis dan penuh warna.
Pada Sabtu malam, Venesia berubah menjadi pesta “Disko Berkilau” dengan irama musik era 1970-an yang berpadu dengan pertunjukan cahaya memukau. Sementara itu, Minggu dimeriahkan oleh penampilan penuh semangat dari band cover Queen, yang membawakan lagu-lagu legendaris dan menghidupkan suasana Piazza San Marco.
Salah satu agenda paling dinanti adalah parade Topeng Terindah yang menjadi simbol khas Karnaval Venesia. Kompetisi prestisius ini mencapai puncaknya dengan pengumuman pemenang di Piazza San Marco, menobatkan peserta dengan kostum dan topeng paling artistik serta autentik.
Akhir pekan penutupan karnaval juga menandai dimulainya musim olahraga layar oleh Compagnia della Vela, klub yacht bergengsi yang telah menyelenggarakan perlombaan sejak 1911. Ajang ini dipadukan dengan Balapan Karnaval Undangan Venesia, menghadirkan delapan perahu kelas SB20 yang berkompetisi di perairan sekitar Pulau Sant’Elena dan San Servolo.
Karena tahun ini bertepatan dengan Hari Valentine, panitia turut menghadirkan pertunjukan spesial bertajuk “Aria dan Duet Cinta dalam Opera untuk Hari Valentine.” Konsep romantis ini memberikan pengalaman budaya yang intim bagi para pasangan yang merayakan cinta di tengah kemeriahan karnaval.
Di kawasan Arsenale di Venezia, pengunjung juga disuguhi pertunjukan air bertema “Panggilan Olympia: Alvise sang Nelayan Menaklukkan Keabadian Para Dewa.” Atraksi spektakuler ini memadukan efek visual, air, dan pencahayaan dramatis yang memperkuat nuansa mitologi dalam Karnaval Venesia 2026.
Dengan kombinasi seni, olahraga, budaya, dan romansa, Karnaval Venesia tahun ini kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu festival paling ikonik dan dinanti di dunia. (rw)


Tinggalkan Balasan