JAKARTA RAYA, Paris – Kedutaan Besar Republik Indonesia di Paris menyelenggarakan Salat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah pada Jumat (20/3/2026) dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan. Kegiatan ini dihadiri sekitar 400 masyarakat dan diaspora Indonesia yang bermukim di Prancis.
Bertempat di Wisma Duta RI Paris, suasana hangat terasa sejak pagi hari dengan gema takbir yang mengiringi pelaksanaan ibadah. Meski jauh dari Tanah Air, kebersamaan antarwarga Indonesia tetap terjalin erat.
Salat Idul Fitri dipimpin oleh Rizky Hegia Sampurna sebagai imam. Dalam khutbahnya, ia menekankan bahwa Idul Fitri merupakan momentum untuk kembali kepada kesederhanaan, membersihkan hati, serta memperkuat kepedulian terhadap sesama.
“Idul Fitri adalah saat untuk menjaga keseimbangan hidup di tengah keberagaman serta membangun hubungan yang harmonis tanpa memandang latar belakang,” pesannya.
Perayaan Idul Fitri di perantauan juga dimaknai sebagai sarana mempererat ukhuwah dan menumbuhkan semangat gotong royong di kalangan diaspora Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, KBRI Paris bekerja sama dengan Perhimpunan Masyarakat Islam Indonesia di Prancis dan Dompet Dhuafa untuk memfasilitasi pengumpulan zakat fitrah, zakat maal, infak, dan sedekah.
Duta Besar RI untuk Prancis, Mohamad Oemar, menyampaikan bahwa penyelenggaraan Salat Idul Fitri tahun ini dilakukan secara sederhana, dengan mempertimbangkan kondisi global serta sebagai bentuk solidaritas terhadap masyarakat di Tanah Air.
Ia berharap nilai-nilai Ramadan seperti kebersamaan, kepedulian, dan harmoni sosial dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di tengah masyarakat internasional.
Usai pelaksanaan salat, suasana keakraban semakin terasa saat Duta Besar beserta jajaran KBRI Paris bersalaman dengan para jamaah.
Sejumlah diaspora Indonesia turut mengungkapkan kesan mereka. Mahasiswa Indonesia di Le Cordon Bleu dan Sorbonne University, memaknai Idul Fitri sebagai momentum refleksi diri dan peningkatan kualitas pribadi.
Sementara itu, pelaku usaha kuliner Indonesia di Paris mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan yang dinilai mampu menghadirkan nuansa kekeluargaan di tengah kehidupan perantauan.
Kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat persaudaraan antarwarga Indonesia di luar negeri, sekaligus menjadi pengingat pentingnya menjaga nilai-nilai kebersamaan, kesederhanaan, dan solidaritas dalam kehidupan bermasyarakat. (rw)


Tinggalkan Balasan