JAKARTA RAYA – Musyawarah Nasional (Munas) Ikatan Alumni Lemhannas (IKAL) periode 2025–2030 resmi menetapkan Jenderal TNI (Purn) Prof. Dr. Dudung Abdurachman, S.E., M.M. sebagai Ketua Umum. Keputusan itu diambil setelah melalui serangkaian sidang pleno yang dinamis, penuh diskusi, namun tetap berjalan dalam koridor AD/ART IKAL sebagai konstitusi organisasi.
Munas IKAL kali ini menjadi momentum penting karena menandai transisi kepemimpinan dari Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar kepada Jenderal Dudung Abdurachman. Perjalanan sidang yang diwarnai dengan perdebatan sehat justru menunjukkan bahwa semangat demokrasi, keterbukaan, dan musyawarah mufakat tetap hidup dalam tubuh organisasi yang beranggotakan ribuan alumni Lemhannas dari seluruh penjuru Tanah Air.
Dalam pidato perdananya sebagai Ketua Umum terpilih, Jenderal Dudung menekankan pentingnya menjaga IKAL sebagai rumah besar bersama. “Kita semua adalah keluarga. Hal-hal baik yang sudah dilakukan oleh Pak Jenderal Agum Gumelar akan kita lanjutkan, dan hal-hal yang masih bisa dioptimalkan akan segera kita perbaiki bersama-sama,” tegasnya disambut tepuk tangan para peserta Munas.
Dudung juga menekankan bahwa IKAL bukan sekadar wadah alumni, melainkan forum strategis yang memiliki tanggung jawab besar terhadap bangsa. “IKAL harus hadir sebagai kekuatan pemersatu, sebagai katalisator bagi ketahanan nasional, serta menjadi penggerak dalam menghadapi dinamika global yang semakin kompleks,” tambahnya.
Sidang Munas dipimpin oleh presidium yang terdiri dari:
- Dr. Pratama Persadha (PPSA 24)
- Dr. Ulla Nuchrawaty (perwakilan DPP sekaligus Ketua Steering Committee)
- Dr. Jusuf Sunya (DPD Maluku Utara)
- Prof. Dr. Irwanjaya, S.H., M.H. (PPRA 61)
- Widodo Edi Sektianto (DPD DKI Jakarta)
Kehadiran presidium dari berbagai angkatan dan daerah mencerminkan semangat kolektivitas dan inklusivitas dalam pengambilan keputusan organisasi.
Dengan terpilihnya Jenderal Dudung, harapan besar disematkan kepada kepemimpinan baru IKAL Lemhannas. Organisasi ini diharapkan semakin solid, berwibawa, dan mampu memperkuat kontribusi alumni dalam menjaga persatuan bangsa, meningkatkan daya saing nasional, serta berperan aktif dalam diplomasi dan kerja sama strategis di tingkat internasional.
IKAL Lemhannas, yang selama ini dikenal sebagai rumah strategis para alumni yang telah mendapat pendidikan kebangsaan di Lemhannas RI, diyakini akan terus memainkan peran penting dalam mengawal keutuhan, stabilitas, dan kemajuan bangsa Indonesia. (hab)
Tinggalkan Balasan