JAKARTA RAYA – Nama seorang pejabat senior PT PLN (Persero) berinisial HW kembali mencuat dalam sejumlah unggahan media sosial yang beredar di platform Threads dan X. Unggahan-unggahan tersebut memuat beragam narasi, mulai dari komentar politik hingga tudingan terkait kehidupan pribadi, yang hingga kini belum disertai klarifikasi resmi.
Berdasarkan penelusuran terhadap beberapa unggahan akun media sosial yang dikaitkan dengan inisial HW, terlihat adanya komentar bernada kritik terhadap sejumlah tokoh pemerintahan, di antaranya Presiden ke-7 Joko Widodo, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, serta beberapa pejabat kementerian. Dalam unggahan lain, akun tersebut juga dinilai menunjukkan kecenderungan afiliasi terhadap narasi politik tertentu.
Selain isu politik, beredar pula unggahan yang memuat klaim mengenai persoalan pribadi HW. Narasi tersebut menyebut adanya dugaan konflik rumah tangga serta tudingan hubungan dengan seorang perempuan yang diklaim pernah mendatangi kantor PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat (UIP JBB) di kawasan Gandul, Cinere, Depok. Unggahan tersebut menyebut peristiwa itu sempat menimbulkan perhatian internal, namun informasi tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.
Sumber internal PLN menyampaikan bahwa berbagai klaim terkait persoalan pribadi HW, termasuk narasi mengenai keberadaan seorang anak yang disebut lahir pada 2020, sepenuhnya bersumber dari unggahan media sosial. Hingga kini, tidak terdapat dokumen resmi maupun pernyataan terbuka yang dapat memastikan kebenaran informasi tersebut.
Secara struktural, HW diketahui merupakan pejabat senior PLN yang saat ini menjabat sebagai Executive Vice President (EVP) di PT PLN (Persero). Ia memiliki latar belakang pendidikan teknik sipil dan telah lama terlibat dalam sejumlah proyek strategis ketenagalistrikan nasional.
Hingga berita ini diturunkan, PT PLN (Persero) belum memberikan tanggapan atau klarifikasi resmi terkait unggahan-unggahan yang beredar di media sosial tersebut. Redaksi telah berupaya menghubungi pihak PLN untuk memperoleh konfirmasi dan akan memperbarui pemberitaan ini apabila terdapat pernyataan resmi dari perusahaan maupun pihak terkait. (hab)


Tinggalkan Balasan