JAKARTA RAYA — Institut Teknologi PLN (ITPLN) melalui Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) menyelenggarakan Pelatihan Literasi Digital dan Etika Bermedia Sosial bagi santri Pesantren Nurul Haramain NWDI Bogor, Kamis (15/1/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen ITPLN dalam meningkatkan kecakapan digital generasi muda berbasis nilai etika dan keislaman.
Pelatihan berlangsung interaktif dan diikuti santri dengan penuh antusias. Tim PkM ITPLN dipimpin oleh Ir. Ibnu Hajar, S.T., M.Sc., IPU., bersama anggota Yuliansyah, S.E., M.M. dan Dra. Jumiati, M.Pd.
Ketua Tim PkM ITPLN, Ibnu Hajar, menegaskan bahwa kemampuan bermedia sosial secara bijak merupakan kebutuhan penting di tengah derasnya arus informasi digital. Menurutnya, santri perlu memiliki bekal etika agar tidak mudah terpengaruh konten negatif maupun informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
“Literasi digital bukan hanya soal kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga bagaimana menjaga sikap, adab, dan tanggung jawab dalam ruang digital,” ujarnya, Jumat (16/1/2026).
Dalam sesi pemaparan materi, Yuliansyah menjelaskan pentingnya etika komunikasi di media sosial, mulai dari penggunaan bahasa yang santun, sikap saling menghargai dalam interaksi daring, hingga kewaspadaan terhadap hoaks dan ujaran kebencian.
Sementara itu, Ibnu Hajar turut menyampaikan materi tentang penguatan iman melalui adab bermedia sosial. Ia mengajak santri menjadikan aktivitas digital sebagai sarana memperluas manfaat, dakwah, dan penyebaran nilai-nilai kebaikan.
“Setiap jejak digital mencerminkan karakter. Oleh karena itu, media sosial harus digunakan sebagai ruang untuk menebar manfaat dan menjaga akhlak,” jelasnya.
Pimpinan Pesantren Nurul Haramain NWDI Bogor, Ustadz Wahyu Setiawan, M.Si., menyampaikan apresiasi atas pelatihan yang digelar ITPLN. Ia menilai kegiatan ini memberikan bekal penting bagi santri dalam menghadapi tantangan dunia digital yang semakin kompleks.
“Kami menyambut baik kegiatan ini karena sangat relevan dengan kebutuhan santri saat ini. Semoga kerja sama seperti ini dapat terus berlanjut,” ungkapnya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ekosistem digital di pesantren, Tim PkM ITPLN menyerahkan bantuan berupa satu unit laptop untuk menunjang kegiatan pembelajaran dan administrasi pesantren.
Melalui kegiatan ini, ITPLN berharap dapat terus berperan aktif dalam meningkatkan literasi digital masyarakat serta membangun kolaborasi berkelanjutan antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan keagamaan demi mencetak generasi yang berilmu, beretika, dan berakhlak mulia. (hab)


Tinggalkan Balasan