JAKARTA RAYA – Pameran otomotif GIIAS 2025 resmi berakhir dengan menegaskan kendaraan listrik sebagai primadona baru masyarakat, terutama di kota-kota besar. Tren elektrifikasi semakin kuat, terbukti dengan kontribusi penjualan mobil hybrid yang telah mencapai sekitar 10 persen terhadap total penjualan mobil nasional per Juli 2025.

Berdasarkan data Polreg hingga Mei 2025, lebih dari 70 persen penjualan mobil listrik berbasis baterai (BEV) masih terkonsentrasi di Jakarta. Sementara itu, mobil hybrid justru lebih merata penerimaannya. Sekitar 55,7 persen pengguna berada di Jakarta, sedangkan 44,3 persen lainnya tersebar di luar Jakarta. Fakta ini menunjukkan bahwa kendaraan hybrid diterima luas, baik di perkotaan maupun daerah.

Menjawab kebutuhan tersebut, Daihatsu menghadirkan Rocky Hybrid sebagai komitmen nyata menuju carbon neutral. Hybrid pertama Daihatsu ini dipasarkan dengan harga Rp299,85 juta (OTR Jakarta), menyasar segmen mobil hingga Rp300 juta yang menguasai hampir separuh pasar otomotif nasional. Di segmen ini, Daihatsu sendiri memimpin dengan kontribusi 34,5 persen.

Rocky Hybrid mengusung teknologi Series Hybrid yang telah terbukti di Jepang sejak 2021. Teknologi ini sepenuhnya mengandalkan motor listrik sebagai penggerak utama, sementara mesin bensin hanya berfungsi untuk mengisi baterai. Konsep tersebut memberikan pengalaman berkendara layaknya mobil listrik murni, namun tetap praktis karena tidak membutuhkan charging eksternal. Hasilnya adalah efisiensi bahan bakar yang tinggi, akselerasi responsif, sekaligus kenyamanan dalam penggunaan sehari-hari.

“Sejak awal, Daihatsu mengembangkan teknologi hybrid secara mandiri dengan tujuan menghadirkan pengalaman berkendara real EV, namun tetap praktis digunakan tanpa perlu di-charge,” ujar Yasushi Kyoda, President Director PT Astra Daihatsu Motor.

Rocky Hybrid dilengkapi mesin 1.2 liter yang dipadukan dengan transmisi khusus hybrid transaxle, menghasilkan tenaga maksimum 106 PS dan torsi motor listrik 170 Nm. Mobil ini mampu berakselerasi dari 0–100 km/jam hanya dalam 10,36 detik. Konsumsi bahan bakarnya sangat efisien, mencapai 28 km/l menurut standar WLTC atau bahkan 34,8 km/l berdasarkan pengujian JC08 di Jepang. Emisinya pun tergolong rendah, hanya 83 gram CO₂ per kilometer. Semua performa tersebut ditopang oleh baterai lithium-ion berkapasitas 0,74 kWh yang sekelas dengan SUV hybrid medium.

“Terima kasih atas kepercayaan masyarakat terhadap hybrid pertama Daihatsu. Rocky Hybrid mencatat volume pemesanan terbesar Daihatsu selama GIIAS 2025. Kami berharap mobil ini menjadi pilihan hybrid terbaik di kelasnya dan benar-benar membawa kebahagiaan nyata bagi masyarakat Indonesia,” ungkap Sri Agung Handayani, Marketing Director dan Corporate Communication Director PT Astra Daihatsu Motor. (sin)