JAKARTA RAYA-Sempat booming pada beberapa tahun silam, bisnis batu Bacan atau batu akik khas Indonesia asal Maluku Utara ini kembali mulai menggeliat, seiring terus meningkatnya permintaan di kalangan penggemar batu akik.
Hal ini seperti terlihat di Pasar Batu Akik dan Permata Rawa Bening Jakarta Timur atau Jakarta Gemstone. Di pasar batu akik terbesar se Asia Tenggara ini, penggemar batu akik banyak mencari jenis batu bacan.
Untuk mencari batu bacan disini sangatlah mudah, karena di pasar ini banyak pedagang yang menjualnya dengan berbagai jenis dan kualitas yang harganya bervariasi.
Seperti di Toko Dahlia Gemstone, bahkan di toko yang berada di lantai dasar Pasar Rawa Bening ini, mengkhususkan diri hanya menjual batu Bacan.
Menurut Dahlia sang pemilik toko, saat ini penjualan masih tetap ramai, dan bahkan mulai banyak penikmat baru batu bacan.
“Apa lagi yang melalui media sosial banyak yang menanyakan batu bacan,”ujar Dahlia yang mengaku telah berjualan secara online selama 4 tahun.
Untuk pembelinya datang tidak hanya berasal dari Jakarta, tetapi juga dari berbagai daerah, hingga mancanegara seperti Malaysia Singapura, Taiwan dan sebagainya.
Sedangkan untuk kisaran harga, Dahlia mematok harga bervariasi tergantung dari kualitas batu yang dijualnya, dari harga Rp 1 juta hingga Rp 100 juta.
“Bacan disini istimewanya lebih ke High kualitas. Saya jual lebih banyak pake ring perak handmade dengab harga lebih terjangkau. Bahkan saya juga produksi sendiri mulai dari gosok dan lain – lain, jadi kualitasnya terjamin,”ujar Dahlia yang menjual Bacan jenis Doko dan Palamea.
Sementara itu Kepala Pasar Rawa Bening Achmad Subhan mengakui ada fenomena peningkatan kembali penggemar batu bacan saat ini.
Menurutnya ini tidak terlepas dari usaha para pedagang sendiri mempromosikan batu bacan, baik lewat media sosial dan berbagai kontes yang digelar oleh para pedagang dan komunitas. “Selain itu para pedagang disini juga mampu konsisten menjaga kualitas batunya,”tambah Subhan.


Tinggalkan Balasan