JAKARTA RAYA, Depok– Keberadaan Setu Asih Pulo di wilayah Pancoranmas, Kota Depok, dinilai memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata air sekaligus pusat pengembangan UMKM. Namun hingga kini, aset tersebut belum dikelola secara optimal oleh Pemerintah Kota Depok.
Setu yang berlokasi di RT 05 RW 19, Kelurahan Rangkapan Jaya, Kecamatan Pancoranmas ini sebelumnya telah direhabilitasi melalui bantuan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat pada 2023 dengan anggaran mencapai Rp15 miliar. Meski tampil semakin tertata dan indah, pemanfaatannya sebagai destinasi wisata dinilai belum maksimal.
Anggota Komisi B DPRD Kota Depok dari Fraksi PAN, Denny Kartika, menyebut Setu Asih Pulo memiliki fasilitas yang memadai untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Ia menilai kawasan tersebut dapat dikembangkan menjadi wisata air yang menarik bagi masyarakat.
“Setu ini sudah cantik dan sangat potensial dijadikan tempat wisata air, misalnya dengan menghadirkan wahana seperti bebek air untuk disewakan. Jadi pengunjung tidak hanya berolahraga, tetapi juga bisa menikmati rekreasi,” ujar Denny saat menghadiri kegiatan halal bihalal di sekitar lokasi, Minggu (12/4/2026).
Menurutnya, pengembangan wisata di Setu Asih Pulo juga dapat membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM di Kota Depok. Dengan penataan yang baik, area pinggiran setu bisa dimanfaatkan sebagai lokasi berjualan yang tertib dan legal.
Denny juga menyoroti kondisi lingkungan di sekitar setu yang masih dipenuhi sampah daun kering. Ia menilai, kehadiran aktivitas ekonomi seperti UMKM justru dapat mendorong kebersihan dan perawatan kawasan secara berkelanjutan.
“Jika ada aktivitas UMKM yang diatur dengan baik, tentu lingkungan akan lebih terjaga. Kawasan jadi bersih dan nyaman bagi pengunjung,” tambahnya.
Ia pun berharap Pemerintah Kota Depok dapat merespons aspirasi masyarakat dengan mengoptimalkan pengelolaan setu tersebut. Termasuk menjalin kerja sama dengan PLN dalam penyediaan sarana dan prasarana pendukung.
“Di sekitar setu juga terdapat lahan milik PLN yang bisa dimanfaatkan untuk kepentingan sosial dan pemberdayaan masyarakat. Jika dikelola serius, bukan tidak mungkin akan menarik minat investor,” jelasnya.
Sementara itu, pengelola Setu Asih Pulo, Iwan Setiawan atau yang akrab disapa Pak Cucu, mengungkapkan bahwa masyarakat sekitar memiliki rencana menjadikan kawasan tersebut sebagai zona wisata.
Ia menilai potensi wisata di Setu Asih Pulo cukup besar, terutama dalam mendukung perekonomian warga melalui penciptaan lapangan kerja dan peluang usaha.
“Potensi wisata di sini sangat besar. Selain mempercantik kawasan, juga bisa membantu warga mendapatkan penghasilan dari berdagang maupun jasa wisata,” ujarnya.
Menurutnya, jika pengelolaan dilakukan secara kolaboratif antara masyarakat dan pemerintah serta didukung fasilitas wisata air, maka kebersihan dan daya tarik kawasan akan meningkat.
“Saya yakin kalau lingkungannya bersih dan tertata, pengunjung akan semakin banyak datang. Bahkan bisa menarik investor dari luar,” tandasnya.
Sebagai informasi, Kota Depok memiliki sekitar 33 situ yang tersebar di berbagai wilayah, yang sebagian besar masih memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata berbasis lingkungan. (ema)


Tinggalkan Balasan