JAKARTA RAYA, Bengkulu – Gempa bumi berkekuatan 6,3 Skala Richter (SR) mengguncang Kota Bengkulu pada Minggu (25/5/2025). Gempa berpusat di darat dengan kedalaman 10 kilometer dan menyebabkan kerusakan cukup signifikan pada sejumlah bangunan permukiman maupun fasilitas umum.
Informasi awal dari Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Bengkulu menyebutkan bahwa puluhan rumah di kawasan Perumahan Raflesia Asri, Betungan, dilaporkan runtuh akibat gempa. Meski demikian, hingga saat ini tidak ditemukan adanya korban jiwa.
Kepala Kantor SAR Bengkulu, Muslikun Sodik, mengatakan pihaknya langsung menerjunkan tim untuk melakukan assessment ke lokasi terdampak. “Setelah kami lakukan penilaian cepat, tidak ditemukan korban jiwa. Namun, banyak rumah warga yang mengalami kerusakan parah,” ujar Muslikun.
Karena tidak ditemukan korban jiwa, lokasi terdampak diberi Rapid Clearance Marking (RCM) untuk menandai wilayah yang aman untuk dibersihkan. Tim SAR kemudian membantu warga membersihkan puing-puing reruntuhan dan mengevakuasi kendaraan yang tertimpa bangunan.
Berdasarkan data sementara hingga pukul 18.00 WIB, terdapat 166 rumah yang rusak, terdiri dari 17 unit rusak berat, 14 unit rusak sedang, dan 135 unit rusak ringan. Selain itu, tercatat sebanyak 174 bangunan lainnya—termasuk masjid, gedung, dan sekolah—mengalami kerusakan.
Muslikun mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi gempa susulan. “Kami mengingatkan masyarakat Bengkulu agar tetap berhati-hati dan mengikuti arahan dari petugas di lapangan,” ujarnya. (eng)


Tinggalkan Balasan