JAKARTA RAYA – Ketua Umum Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS), A. Effendy Choirie, menegaskan bahwa pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas merupakan komitmen konstitusional negara yang harus diwujudkan secara nyata, bukan sekadar wacana atau jargon kebijakan.

Namun demikian, kondisi faktual di lapangan menunjukkan bahwa hingga saat ini masih terdapat puluhan hak penyandang disabilitas yang belum terpenuhi secara optimal di sejumlah daerah. Situasi tersebut paling dirasakan oleh penyandang disabilitas perempuan dan anak, khususnya di tingkat desa dan daerah.

“Pemenuhan hak penyandang disabilitas, terutama perempuan dan anak, masih belum berjalan optimal. Ini memerlukan perhatian serius dari para pemangku kebijakan di daerah,” ujar Effendy Choirie—yang akrab disapa Gus Choi—usai peluncuran Buku Kaleidoskop DNIKS 2024–2025 di Kantor DNIKS, Jakarta, Jumat (6/2/2026).

Menurut Gus Choi, lemahnya koordinasi antarlembaga dan minimnya keberpihakan kebijakan daerah menjadi faktor utama belum terpenuhinya hak-hak dasar penyandang disabilitas. Karena itu, DNIKS mendorong kepala daerah untuk lebih aktif membangun koordinasi lintas sektor guna memperkuat implementasi kebijakan hingga ke tingkat paling bawah.

“Koordinasi yang kuat sangat penting agar kebijakan tidak berhenti di atas kertas, tetapi benar-benar dirasakan oleh penyandang disabilitas di desa dan daerah,” tegasnya.

Selain itu, Gus Choi menekankan pentingnya penguatan organisasi dan kelembagaan agar isu disabilitas semakin dikenal dan diperjuangkan secara luas di ruang publik. Ia berharap, dari kondisi yang sebelumnya minim perhatian, upaya pemenuhan hak penyandang disabilitas ke depan dapat berjalan lebih maksimal, sistematis, dan berkelanjutan.

“DNIKS terbuka menerima masukan dan pandangan terkait pengelolaan organisasi maupun administrasi, demi memastikan keberlangsungan program yang berpihak pada penyandang disabilitas,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Choi juga memaparkan sejumlah program strategis DNIKS ke depan. Di antaranya menyambut Ramadan 1447 Hijriah dengan kegiatan Operasi Katarak, Donor Darah, pembagian pakaian layak pakai, serta penyediaan alat bantu bagi penyandang disabilitas.

DNIKS juga merencanakan Bakti Sosial pada 3–13 Oktober 2026, serta kegiatan nonton film bersama penyandang disabilitas yang dijadwalkan pada 10 Februari 2026 di Cinépolis Metro Kebayoran Mall.

Acara peluncuran Buku Kaleidoskop DNIKS 2024–2025 tersebut turut dihadiri sejumlah pengurus DNIKS, antara lain Wakil Ketua Umum DNIKS Rudi Andries dan Zarman Syah, Sekretaris Badan Pakar Manimbang Kahariyadi, serta Loretta Kartikasari dan A. Eko Cahyono. (sin)