JAKARTARAYA – Hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya sejak Jumat (20/2/2026) dini hari menyebabkan timbulnya genangan di sejumlah titik.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan kenaikan jumlah wilayah terdampak seiring tingginya intensitas hujan.

Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, mengungkapkan bahwa berdasarkan data hingga pukul 09.00 WIB, tercatat sebanyak 76 Rukun Tetangga (RT) dan 6 ruas jalan terendam air.

Jakarta Selatan Terdampak Paling Parah

Dari total wilayah yang terdampak, Jakarta Selatan menjadi wilayah dengan titik genangan banjir terbanyak. Terdapat 73 RT yang terdampak banjir.

“BPBD terus memonitor seluruh wilayah terdampak dan berkoordinasi dengan lintas dinas untuk memastikan penanganan genangan berlangsung cepat,” ujar Yohan dalam keterangan resminya, Jumat (20/2/2026).

Upaya Penanganan Banjir

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mengerahkan personel gabungan dari Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Lingkungan Hidup, dan petugas PPSU untuk melakukan penyedotan air di lokasi-lokasi yang tergenang.

BPBD mengimbau warga yang tinggal di daerah rawan banjir untuk tetap waspada dan segera melaporkan kondisi darurat melalui kanal Call Center Jakarta Siaga 112.

Hingga berita ini diturunkan, petugas masih berupaya memastikan tali-tali air berfungsi maksimal agar genangan dapat segera surut.

Adapun data wilayah terdampak sebagai berikut:

Jakarta Barat

Terdapat 3 RT, yang terdiri dari:

– Kel. Kedaung Kali Angke: 3 RT
Ketinggian: 30 cm
Penyebab: Curah Hujan Tinggi Dan Luapan Kali Angke

Jakarta Selatan

Terdapat 73 RT, yang terdiri dari:

– Kel. Cilandak Barat: 1 RT
Ketinggian: 30 cm
Penyebab: Curah Hujan Tinggi dan Luapan Kali Krukut

– Kel. Pondok Labu: 1 RT
Ketinggian: 50 cm
Penyebab: Curah Hujan Tinggi dan Luapan Kali Krukut

– Kel. Cipete Utara: 3 RT
Ketinggian: 105 cm
Penyebab: Curah Hujan Tinggi dan Luapan Kali Krukut

– Kel. Petogogan: 39 RT
Ketinggian: 55 s.d 80 cm
Penyebab: Curah Hujan Tinggi, Luapan Kali Krukut dan Luapan PHB Nipam

– Kel. Pondok Pinang: 6 RT
Ketinggian: 100 cm
Penyebab: Curah Hujan Tinggi dan Luapan Kali Pesanggrahan

– Kel. Pela Mampang: 2 RT
Ketinggian: 40 s.d 70 cm
Penyebab: Curah Hujan Tinggi dan Luapan Kali Mampang

– Kel. Cilandak Timur: 3 RT
Ketinggian: 50 s.d 100 cm
Penyebab: Curah Hujan Tinggi dan Luapan Kali Krukut

– Kel. Bintaro: 8 RT
Ketinggian: 40 s.d 70 cm
Penyebab: Curah Hujan Tinggi dan Luapan Kali Pesanggrahan

– Kel. Pesanggrahan: 9 RT
Ketinggian: 60 s.d 70 cm
Penyebab: Curah Hujan Tinggi dan Luapan Kali Uangan

– Kel. Ulujami: 1 RT
Ketinggian: 80 cm
Penyebab: Curah Hujan Tinggi dan Luapan Kali Uangan

Adapun data genangan yang sudah surut sebagai berikut:
– Kel. Lebak Bulus: 2 RT
– Kel. Pesanggrahan: 2 RT

Ruas Jalan Tergenang Banjir

Jalan tergenang terdapat 6 ruas jalan, data wilayah terdampak sebagai berikut:

1. Jl. Gaya Motor Raya, Kel. Kebon Bawang, Jakarta Utara
Ketinggian: 30 cm

2. Jl. Strategi Raya, Kel. Joglo, Jakarta Barat
Ketinggian: 30 cm

3. Jl. Basoka Raya, Kel. Joglo, Jakarta Barat
Ketinggian: 40 cm

4. Jl. Srengseng Raya, Kel. Srengseng, Jakarta Barat
Ketinggian: 20 cm

5. Jl. Ciledug Raya (Depan Pom Bensin Shell), Kel. Petukangan Selatan, Jakarta Selatan
Ketinggian: 30 cm

6. Jl. Pondok Karya, Kel. Pela Mampang, Jakarta Selatan
Ketinggian: 60 cm

BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personel untuk melakukan assessment lapangan dan penanganan cepat.

Unsur Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, dan Damkar (Gulkarmat) juga diperbantukan untuk melakukan penyedotan air serta memastikan tali-tali air berfungsi optimal.

“Seluruh unsur terkait bersama lurah dan camat terus bekerja agar genangan dapat surut secepat mungkin. Kami juga menyiapkan kebutuhan dasar bagi para penyintas jika diperlukan,” kata Yohan.

Yohan mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati menghadapi potensi genangan susulan mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu.

“Jika terjadi keadaan darurat, segera hubungi layanan 112. Layanan ini gratis dan aktif 24 jam,” tegasnya.

Informasi resmi terkait kebencanaan dapat diakses melalui kanal BPBD Jakarta di X, Instagram, Facebook, serta kanal WhatsApp dan Telegram: @bpbddkijakarta. (MAN)