JAKARTA RAYA- Maraknya pekerjaan galian di jalan-jalan Jakarta menjadi perhatian politisi Partai Golkar di Kebon Sirih, Sardi Wahab.
Politisi kelahiran Aceh itu pun meminta agar pengerjaan galian jalan bisa selesai sesuai jadwal yang sudah ditetapkan, yakni tahun 2029 mendatang.
“Yang jelas bagaimana supaya proyek di jalan-jalan besar itu cepat dikelarkan, biar masyarakat, tidak terkena bencana banjir, atau pun harus merasakan jalan macet,” ujar anggota DPRD DKI yang terpilih dari dapil 6 Jaktim itu, Senin (2/3/2026).
Menurutnya, proyek galian pipanisasi dan jaringan utilitas memiliki dampak signifikan pada masyarakat. Selain menimbulkan jalan rusak, kemacetan dan banjir menimbulkan ketidaknyaman pengguna jalan.
“Kita sebagai lembaga pengawas yang mewakili masyarakat akan melakukan evaluasi pada proyek tersebit. Kenapa tidak selesai, padahal sudah diberikan waktu panjang,” bebernya.
Lebih jauh, khusus persoalan banjir. Dampak yang dirasakan masyarakat juga dialami warga Kelurahan Makasar dan Pasar Rebo, Jakarta Timur.
Sisi positifnya, banjir yang dialami masyarakat Jaktim ditanggulangi secara cepat oleh Bina Marga dan SDA.
“Di dapil aku itu yang terkait dengan Bina Marga dan SDA, cepat ditanggapi, yang diusulkan cepat dikerjakan sama mereka. Jadi total yang sudah dikerjakan hampir setiap kecamatan itu sudah banyak sekali,” jelasnya.


Tinggalkan Balasan