JAKARTA RAYA, Tangsel – Persatuan Tenis Meja (PTM) Kongloe Kelurahan Pondok Pucung, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, menggelar Turnamen Tenis Meja Lurah Cup I Divisi 8, 9, dan 10 pada 17-18 Oktober 2026.
Turnamen tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga dimanfaatkan sebagai ruang silaturahmi dan mempererat hubungan antarpeserta dari berbagai wilayah.
Ketua Panitia Turnamen Tenis Meja Lurah Cup I, Desmon Logo, mengatakan penyelenggaraan turnamen tersebut merupakan upaya menghadirkan kegiatan olahraga yang mampu mempertemukan berbagai kalangan dalam suasana kompetitif sekaligus penuh kebersamaan.
Menurut Desmon, tenis meja dipilih karena memiliki karakter olahraga yang kompetitif, namun tetap dapat dimainkan dalam suasana yang akrab. Karena itu, turnamen diharapkan tidak hanya melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga memperkuat hubungan antarkomunitas.

“Turnamen ini kami hadirkan sebagai wadah silaturahmi sekaligus memperkuat semangat sportivitas. Tahun ini kami menggelar turnamen dengan semangat yang lebih besar,” ujar Desmon.
Ia menambahkan, peserta yang mengikuti Lurah Cup I PTM Kongloe berasal dari berbagai wilayah di Jabodetabek. Jumlah peserta yang terlibat disebut hampir mencapai 1.000 orang.
Selain menjadi ajang untuk menguji kemampuan di atas meja pertandingan, turnamen tersebut juga diharapkan menjadi momentum bagi para peserta untuk membangun kebersamaan dan memperluas jaringan silaturahmi.
Desmon berharap kegiatan tersebut dapat berkembang menjadi agenda olahraga yang rutin dan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial atau insidental.
“Kami berharap turnamen ini bukan hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi dapat berkembang menjadi agenda rutin. Dengan begitu, olahraga tenis meja sekaligus bisa menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan,” katanya.
Sementara itu, Lurah Pondok Pucung, Murdih, SE, MM, menyambut positif penyelenggaraan Turnamen Tenis Meja Lurah Cup I tersebut. Menurutnya, olahraga dapat menjadi medium untuk membangun kebersamaan sekaligus menyalurkan energi positif masyarakat.
“Olahraga merupakan media yang sangat baik untuk menghadirkan spirit, semangat yang kuat, energi yang positif, serta kompetisi yang sportif,” ujar Murdih.

Murdih mengatakan, tingginya jumlah peserta menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap olahraga tenis meja. Peserta yang datang dari berbagai wilayah Jabodetabek juga menjadikan turnamen tersebut sebagai momentum untuk bersilaturahmi sekaligus berolahraga bersama.
Ia berharap Turnamen Tenis Meja Lurah Cup I dapat terus dikembangkan dan digelar secara reguler sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan komunitas tenis meja.
“Semoga ini bukan hanya menjadi ajang yang sifatnya insidental karena ulang tahun, tetapi menjadi kegiatan yang lebih reguler lagi,” katanya.
Menurut Murdih, turnamen tersebut juga dirancang sebagai kompetisi antarklub yang mempertemukan atlet tenis meja dari berbagai wilayah. Persaingan di arena pertandingan diharapkan tetap berjalan beriringan dengan semangat persaudaraan.
“Turnamen ini menjadi simbol kebersamaan. Di lapangan para atlet berkompetisi dengan sungguh-sungguh, tetapi setelah pertandingan mereka tetap bersaudara,” tutur Murdih.
Dengan mengusung semangat sportivitas dan silaturahmi, penyelenggara berharap Lurah Cup I PTM Kongloe dapat menjadi salah satu agenda olahraga yang mampu mendorong perkembangan tenis meja sekaligus memperkuat hubungan antarkomunitas di wilayah Jabodetabek. (Hab)


Tinggalkan Balasan