JAKARTA RAYA-Lantaran tempat usahanya ditutup akibat sengketa kepemilikan lahan, ratusan karyawan PT HD Arjuna menggelar aksi unjuk rasa didepan areal usaha mereka di Club de Arjuna di Jalan Raya Kedoya Jakarta Barat Kamis (17/9).

Dengan membentangkan berbagai spanduk protes, para karyawan tersebut menuntut tempat usaha mereka bekerja sehari – hari untuk dibuka sehingga mereka dapat kembali bekerja.

Tempat usaha mereka sendiri telah ditutup sejak dua bulan lalu, akibat persoalan sengketa kepemilikan lahan antara PT HD Arjuna dengan pihak yang mengklaim sebagai ahli waris yaitu H Sulardi dan Ahmad Mawardi, yang saat ini masih dalam proses jalur hukum.

Sejak penutupan Club de Arjuna, praktis para karyawan tidak dapat bekerja. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Deby salah satu karyawan mengaku harus membanting tulang berjualan krupuk.

Sementara itu Venny selaku korlap aksi meminta berbagai pihak seperti gubernur dan walikota untuk memperhatikan nasib mereka, agar mereka dapat bekerja kembali.

Untuk itu para karyawan berencana akan melakukan audensi dengan pihak Pemkot Jakarta Barat untuk mengadukan nasib mereka.
Aksi ini sendiri berlangsung tertib, karena dijaga oleh ratusan aparat dari Polres Jakarta Barat, sedangkan pintu masuk areal kantor ditutup dan tampak jaga oleh massa salah satu ormas.(hab)