JAKARTA RAYA — Universitas Darunnajah (UDN) kembali melepas lulusan dalam momentum wisuda tahun 2026 dengan jumlah 213 wisudawan dari berbagai program studi pada Sabtu, 26 September 2026. Wisuda tersebut menjadi bagian dari capaian UDN dalam menjalankan pendidikan tinggi sekaligus menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi akademik dan karakter untuk menghadapi dunia kerja serta perkembangan global.
Sebagai universitas berbasis pesantren, UDN mengembangkan proses pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter mahasiswa. Nilai-nilai seperti kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian, integritas, dan pengabdian menjadi bagian yang diupayakan dalam kehidupan pendidikan mahasiswa.
Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Darunnajah, Fajar Suryono, M.A., menjelaskan bahwa UDN memiliki konsep Sibghah atau identitas karakter sebagai bagian dari upaya mempersiapkan lulusan yang memiliki daya saing global sekaligus tetap berpegang pada nilai-nilai Islam.
“Untuk melahirkan lulusan yang berdaya saing global namun tetap membumi pada nilai-nilai ajaran Islam, UDN secara serius menanamkan Sibghah atau identitas karakter pada mahasiswanya. Konsep Sibghah ini tidak hanya diartikan secara harfiah sebagai ‘celupan’, tetapi dimaknai secara mendalam sebagai totalitas nilai yang terinternalisasi ke dalam diri mahasiswa.”
Menurut Fajar, proses internalisasi tersebut berfokus pada pembentukan tiga DNA Universitas Darunnajah. Pertama, Tafaqquh Fiddin atau Ulama yang Intelek, yakni membentuk lulusan yang memiliki pemahaman keislaman dan mampu mengambil istinbat hukum Islam di tengah beragam persoalan umat modern.
Kedua, DNA Saudagar atau Entrepreneur, yang diarahkan untuk membentuk pribadi-pribadi kreatif, pantang menyerah, dan memiliki kemampuan mencari berbagai jalan dalam menghadapi tantangan. Ketiga, DNA Leader atau Mundzirul Qoum, yang menekankan kaderisasi kepemimpinan agar lulusan mampu mengambil peran dan memberikan arah di tengah masyarakat.
Bekal tersebut menjadi penting ketika lulusan memasuki lingkungan profesional yang semakin kompetitif dan dinamis. Perkembangan teknologi, perubahan kebutuhan dunia kerja, serta keterhubungan antarnegara menuntut lulusan perguruan tinggi memiliki kemampuan untuk beradaptasi sekaligus tetap memiliki prinsip dalam menjalankan tanggung jawabnya.
Melalui pendidikan yang memadukan pembelajaran akademik dengan nilai kepesantrenan, UDN berupaya mempersiapkan mahasiswa agar tidak hanya mampu menyelesaikan studi, tetapi juga memiliki kesiapan untuk berkontribusi di tengah masyarakat. Para wisudawan diharapkan dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan sesuai bidang keilmuan masing-masing serta membawa nilai-nilai yang telah dibangun selama menempuh pendidikan.
Dengan 213 wisudawan yang dilepas pada 2026, UDN menegaskan perannya dalam menyiapkan lulusan yang memiliki bekal keilmuan sekaligus karakter. Para lulusan selanjutnya diharapkan mampu membawa kompetensi dan nilai yang diperoleh selama berada di UDN untuk berkontribusi di tingkat lokal, nasional, maupun global.
Wisuda bukan menjadi akhir dari proses pendidikan, melainkan awal bagi para lulusan untuk menerapkan ilmu dan nilai yang telah diperoleh dalam kehidupan nyata. Dari kampus berbasis pesantren, para wisudawan UDN kini melangkah menghadapi tantangan yang lebih luas dengan membawa bekal akademik, karakter, dan semangat untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.(hab)
213 Wisudawan UDN Siap Melangkah, Bekal Akademik dan Nilai Pesantren Hadapi Dunia Global
Penulis : redaktur


Tinggalkan Balasan