Bawaslu akan Ungkap Hasil Pendalaman PPATK atas Transaksi Janggal Pemilu

Minggu, 17 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Bawaslu Lolly Suhenty

Anggota Bawaslu Lolly Suhenty

JAKARTA RAYA – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI menegaskan telah menerima laporan hasil pendalaman Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) perihal transaksi janggal dalam pemilu 2024. Bawaslu menyebutkan akan menggelar jumpa pers guna mengungkap hasil aliran dana tersebut pada pekan depan, selepas pendalaman dari laporan PPATK tersebut.

Demikian disampaikan oleh Anggota Bawaslu RI, Lolly Suhenty, saat melakukan kegiatan pengawasan kampanye di Ciganjur, Jakarta Selatan pada Sabtu malam (16/12/2023). Lolly menyatakan, pihaknya akan menjelaskan hasil pendalaman laporan PPATK tersebut pada Rabu atau Kamis pekan depan.

“Tunggu pekan depan ya, kami akan melakukan konpers di pekan depan. Kalo enggak hari Rabu, hari Kamis, karena menyangkut laporan dana dari PPATK ini,” ujar Lolly kepada wartawan, Minggu (17/12/2023).

Lolly menjelaskan saat ini jajarannya tengah mendalami kembali laporan tersebut supaya tetap memastikan hasil analisis PPATK tersebut secara hati-hati.

“Kami sedang dalami informasi yang disampaikan. Karena datanya masih mentah, Jadi sabar ya, karena ini informasi yang sangat sensitif dan Bawaslu pun harus berhati-hati dalam melakukan proses pendalaman ini,” ungkap Lolly.

Sebelumnya, PPATK menyebut adanya peningkatan transaksi mencurigakan selama masa kampanye Pemilu 2024. Sebaliknya, rekening khusus kampanye malah tidak terlihat adanya pergerakan alias flat.

“Kita menemukan memang peningkatan yang masif dari transaksi mencurigakan. Misalnya terkait dengan pihak-pihak berkontestasi yang kita dapatkan namanya, daftar calon tetap (DCT) itu kita udah dapat,” ujar Kepala PPATK Ivan Yustiavandana, kepada wartawan, Kamis (14/12/2023)

Baca Juga :  KPU Kena Tegur Bawaslu

Ivan membeberkan, temuan transaksi ilegal itu ditemukan usai pihaknya mendapatkan dan mengikuti data Daftar Caleg Sementara (DCT).

Sementara itu, Calon Presiden (Capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo menilai transaksi yang membengkak jelang Pemilihan Umum (Pemilu) sudah biasa terjadi. Menurutnya, pengeluaran uang dengan jumlah fantastis untuk keperluan Pemilu pasti terjadi.

“Karena belanja politik pasti keluar, orang beli merchandise terus biaya kampanye dan sebagainya pasti akan meledak,” kata Ganjar usai konsolidasi pemenangan Pilpres dengan pendukung di Gedung Rudang, Jatisampurna Kota Bekasi, Sabtu, (16/12/2024) siang.(hab)

Penulis : Hadits Abdillah

Editor : Hadits Abdillah

Berita Terkait

Prabowo-Titiek, Rujuk?
Anggota Baleg DPR RI : Meski Masuk Prolegnas Prioritas, Revisi UU MD3 Belum Tentu Dilanjutkan
Partai Golkar Menugaskan Tiga Nama untuk Pilkada Jakarta 2024
Berbagi Ramadan PWI Jaya, Paket Sembako dan Santunan untuk Dhuafa dan Warakawuri
KPU Ucapkan Terima Kasih Atas Kinerja PPK dan PPS
Heru dan Kaesang Berpeluang jadi Kandidat di Pilgub Jakarta
PDIP Siapkan Kader Internal di Pilkada Kabupaten Tangerang
Airin Apresiasi Peran Perempuan Golkar di Pemilu 2024
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 April 2024 - 10:30 WIB

Prabowo-Titiek, Rujuk?

Senin, 8 April 2024 - 16:07 WIB

Anggota Baleg DPR RI : Meski Masuk Prolegnas Prioritas, Revisi UU MD3 Belum Tentu Dilanjutkan

Minggu, 7 April 2024 - 20:49 WIB

Partai Golkar Menugaskan Tiga Nama untuk Pilkada Jakarta 2024

Jumat, 5 April 2024 - 17:19 WIB

Berbagi Ramadan PWI Jaya, Paket Sembako dan Santunan untuk Dhuafa dan Warakawuri

Jumat, 5 April 2024 - 08:11 WIB

KPU Ucapkan Terima Kasih Atas Kinerja PPK dan PPS

Selasa, 2 April 2024 - 09:49 WIB

Heru dan Kaesang Berpeluang jadi Kandidat di Pilgub Jakarta

Selasa, 2 April 2024 - 04:44 WIB

PDIP Siapkan Kader Internal di Pilkada Kabupaten Tangerang

Senin, 1 April 2024 - 10:14 WIB

Airin Apresiasi Peran Perempuan Golkar di Pemilu 2024

Berita Terbaru

Kriminal

Polsek Cengkareng Periksa Lima Saksi dalam Kasus Anak Bacok Ibu

Selasa, 16 Apr 2024 - 10:48 WIB

Caption Tugu Monas yang menjadi icon Jakarta.(ist)

Pemerintahan

Pansus Pasca IKN DPRD DKI Persiapkan Jakarta sebagai Kota Aglomerasi

Selasa, 16 Apr 2024 - 10:44 WIB

Politik

Prabowo-Titiek, Rujuk?

Selasa, 16 Apr 2024 - 10:30 WIB