JAKARTA RAYA – Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut 1, Suswono, memperkenalkan sejumlah singkatan yang digunakan dalam kampanye mereka, dengan istilah yang terinspirasi dari nama-nama makanan.

“Ya, tentu kami akan menonjolkan program-program tertentu yang memang menjadi kebutuhan masyarakat. Kami menyebutnya delapan traktir RIDO, dengan delapan makanan,” kata Suswono saat silaturahmi dengan wartawan Balkoters di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, pada Senin (28/10).

Politisi senior PKS ini menyebut salah satu program unggulannya adalah Bakwan (Bangun Kota dan Rawat Lingkungan). Dia juga menyampaikan beberapa program lainnya yang dinamai sesuai makanan, antara lain:

  1. Bakwan – Bangun Kota dan Rawat Lingkungan
  2. Kue Putu – Irit dan Hemat Waktu
  3. Rujak – Rumah Terpadu dan Terjangkau
  4. Petis – Pendidikan Gratis
  5. Asinan – Agenda Solusi Banjir Aman
  6. Semur – Sembako Murah
  7. Ketupat – Kredit Tanpa Bunga Akses
  8. Laksa – Pelatihan Siap Kerja

“Itu semua menggunakan idiom-idiom seperti itu supaya orang ingat ‘Oh, program ada delapan makanan nih’,” tambahnya.

Jika pasangan nomor urut 1 terpilih memimpin Jakarta untuk lima tahun ke depan, Suswono berkomitmen untuk mendukung kinerja Gubernur.

“Tugas Wagub adalah mendukung Gubernur. Jadi, saya siap mendampingi Pak Ridwan dalam membangun Kota Jakarta menuju kota global. Kami akan melanjutkan program yang baik dari gubernur sebelumnya,” janji Suswono.

Paslon nomor urut 1 ini juga akan memperbanyak jaminan sosial bagi masyarakat. Menurutnya, Jakarta saat ini memiliki enam jenis kartu jaminan sosial.

“Jika kami menang, maka kami akan menambah dua kartu jamsos lagi, sehingga totalnya menjadi delapan. Semua ini akan dikoordinasikan dengan satu kartu utama, yaitu Kartu Maju, agar warga miskin bisa mendapatkan beberapa jenis jaminan, seperti untuk masyarakat miskin, disabilitas, lansia, dan lainnya,” papar Suswono. (hab)