JAKARTA RAYA – Calon Wakil Presiden nomor urut 3, Mahfud MD meyakinkan dirinya berkomitmen untuk meneruskan kerja profesional jika menjadi Wakil Presiden mendatang. Salah satunya ialah untuk mengakselerasi program menghapus kemiskinan.

“Kalau dalam tahapan-tahapan sekarang kita merencanakan ya tahun 2045 kira-kira kemiskinan tidak ada. Tapi itu semua bisa dipercepat, bisa diakselerasi manakala kita bekerja secara profesional,” kata Mahfud di Kabupaten Demak, Jumat (5/1/2024).

Mahfud kembali menyinggung bahwa kemiskinan tak terlepas dari perilaku tindak pidana korupsi dan penegakan hukum. Kemiskinan kata dia akan turun jika penegakan hukum dan korupsi dapat diberantas.

“Kalau korupsi bisa diberantas, hukum dan keadilan bisa ditegakkan, maka tidak akan ada Indonesia yang miskin karena konstitusi kita menjamin tidak boleh ada rakyat Indonesia yang miskin,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Mahfud MD juga ingin seorang pemimpin dipilih berdasarkan track record yang ada. Menurutnya track record menggambarkan perjalanan akhlak dari sosok tersebut.

“Memilih pemimpin itu terutama pada track record-nya karena track record itu menggambarkan perjalanan akhlak. Kalau visi yang ditulis itu hanya dibuat seminggu mungkin sudah jadi,” kata Mahfud.

“Tapi kalau track record itu perjalanan bertahun-tahun untuk menunjukkan karakter,” sambungnya.
Ia pun berharap agar Pemilu yang dihelat pada Februari 2024 mendatang dapat berjalan lancar dan aman. Menurutnya Pemilu harus sesuai dengan asas Luberjurdil.

“Tapi yang terpenting supaya pemilunya berjalan lancar, aman, damai. Pilihan bebas, langsung, umum, bebas, rahasia,” pungkasnya.(hab)