JAKARTARAYA-Terkait permasalahan sampah sehingga menjadi salah satu penyebab sepi pengunjung, akhirnya Pemerintah Kota Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) kembali menata Lokasi Binaan (Lokbin) Pasar Minggu.

“Pengambilan sampah setiap hari akan ditingkatkan volumenya, biar terlihat lebih layak,” kata Kepala Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil, Dan Menengah (PPKUKM) Jaksel Parulian Tampubolon saat dihubungi di Jakarta, kemarin.

Menurut dia, permasalahan di tempat itu terjadi karena lokasi tersebut dekat dengan pembuangan sampah sehingga pembeli pun tidak ada dan langka.

Untuk itu, kata Parulin, pihaknya telah berkoordinasi dengan semua instansi guna memperbaiki masalah sampah di Lokbin Pasar Minggu.

Parulin menambahkan Pemkot Jaksel telah menyepakati adanya penataan kembali lokasi tersebut, agar dapat menarik para pembeli dan dalam jangka pendeknya yaitu mengangkut semua sampah yang menumpuk di depan Lokbin Pasar Minggu.

“Karena salah satu penyebab sepi adalah banyaknya sampah di depan lokbin. Jadi, ada kemungkinan TPS (tempat pembuangan sampah) yang ada dikaji lokasinya,” katanya.

Ia mengatakan, selain penataan Lokbin Pasar Minggu jangka pendek, Pemkot Jaksel juga berencana merombak lokasi tersebut, apalagi satu kawasan dengan PD Pasar Jaya.

“Perlu perombakan penggunaan tempat. Jika masih ada sisanya, akan ditata ulang atau digunakan untuk tempat lain yang lebih produktif, mengingat lokasi satu kawasan dengan PD Pasar Jaya,” katanya.

Sementara itu, seorang pedagang di Lokbin Pasar Minggu Cut Nurin (61) mengatakan bahwa setelah diresmikan beberapa bulan kemudian, lokbin langsung sepi karena permasalahan sampah yang sudah terjadi sejak dahulu.

“Selain masalah sampah, juga tempatnya kurang strategis, apalagi di depan pasar sudah banyak pedagang. Jadi, di sini tidak ketahuan, ditambah ada sampah,” ujarnya.(JR)