Penegakan Hukum Bawaslu Dinilai Lemah

Kamis, 23 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koordinator Komite Pemilih Indonesia (Tepi) Jeirry Sumampow.(ist)

Koordinator Komite Pemilih Indonesia (Tepi) Jeirry Sumampow.(ist)

JAKARTA RAYA-Lemahnya upaya penegakan hukum dinilai Koordinator Komite Pemilih Indonesia (TePI Indonesia) Jeirry Sumampow berasal dari Bawaslu jelang Pemilu 2024.

“Pemilu kali ini memang penegakan hukumnya paling lemah, dari Bawaslu. Bawaslu hampir tidak melakukan apa-apa, selain roadshow,” katanya di Jakarta kemarin.

Menurut dia, pelanggaran pemilu semakin terang-benderang dan dipertontonkan secara kasat mata. Dimana para pejabat, peserta pemilu, dan berbagai kelompok yang diduga sengaja melakukannya.

Menurutnya, pelanggaran itu akan terus berulang, hanya akan berpindah tempat. Dia mencontohkan salah satu kegiatan yang diduga melakukan pelanggaran pemilu, seperti acara deklarasi dukungan perangkat desa yang dihadiri salah seorang kontestan pemilihan presiden.

“Mereka tahu itu pelanggaran, tapi mereka juga tahu Bawaslu tidak bisa atau tidak mau melakukan apa-apa terhadap pelanggaran itu,” ungkapnya.

Jeirry juga menyoroti rendahnya kepatuhan peserta pemilu terhadap aturan, karena mereka tahu Bawaslu tidak menjalankan tugas yang semestinya.

Baca Juga :  Ketua KPU DKI Ingatkan Tak Lakukan Kampanye di Luar Jadwal

“Kami sudah kehilangan harapan dengan perangkat penegakan hukum pemilu, seperti Bawaslu, kalau kita melihat sepanjang tahun ini,” tegasnya.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI pada hari Selasa, 14 November 2023, menetapkan tiga pasangan calon presiden dan wakil presiden menjadi peserta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024.(hab)

Penulis : Hadits Abdillah

Editor : Hadits Abdillah

Berita Terkait

Dandim Penjaga Jakarta Pusat Naik Pangkat Usai Pilpres
Cukup Transaksi Pakai PLN Mobile, Ribuan Pelanggan Dapat Sembako Murah
Hujan Semalaman, Banjir Kepung Jakarta Utara Akibat Buruknya Drainase
PLN Gelar Mudik Bersama BUMN 2024, Begini Cara Daftar dan Tahapannya
FIS Apresiasi Gibran Untuk Bertemu Paslon Lain Saat Bulan Ramadan
Baliho SIAP SIAP Tangerang Satu Helmy Halim Tersebar di 13 Kecamatan
Kenapa Penentuan Awal Ramadan NU dengan Organisasi Islam Lainnya Berbeda? Begini Penjelasannya
Vela Apha, Mobil Terbang di Indonesia
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 April 2024 - 10:53 WIB

Dandim Penjaga Jakarta Pusat Naik Pangkat Usai Pilpres

Jumat, 29 Maret 2024 - 08:19 WIB

Cukup Transaksi Pakai PLN Mobile, Ribuan Pelanggan Dapat Sembako Murah

Jumat, 22 Maret 2024 - 13:39 WIB

Hujan Semalaman, Banjir Kepung Jakarta Utara Akibat Buruknya Drainase

Senin, 18 Maret 2024 - 14:27 WIB

PLN Gelar Mudik Bersama BUMN 2024, Begini Cara Daftar dan Tahapannya

Sabtu, 16 Maret 2024 - 13:01 WIB

FIS Apresiasi Gibran Untuk Bertemu Paslon Lain Saat Bulan Ramadan

Selasa, 12 Maret 2024 - 11:46 WIB

Baliho SIAP SIAP Tangerang Satu Helmy Halim Tersebar di 13 Kecamatan

Minggu, 10 Maret 2024 - 21:31 WIB

Kenapa Penentuan Awal Ramadan NU dengan Organisasi Islam Lainnya Berbeda? Begini Penjelasannya

Minggu, 25 Februari 2024 - 20:22 WIB

Vela Apha, Mobil Terbang di Indonesia

Berita Terbaru

Bisnis

Iuran Pariwisata Dibebankan ke Tiket Pesawat

Senin, 22 Apr 2024 - 09:47 WIB

(istimewa)

Nasional

Inspirasi Kartini Masa Kini, Gender Bukan Hambatan

Senin, 22 Apr 2024 - 09:44 WIB

Caption Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.(ist)

Politik

Cak Imin Klaim Anies tak Maju di Pilkada DKI

Senin, 22 Apr 2024 - 09:40 WIB

Caption Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri.(ist)

Pemerintahan

KPK Buka Peluang Periksa Keluarga SYL dalam Kasus TPPU

Senin, 22 Apr 2024 - 09:35 WIB