JAKARTA RAYA – Kebakaran melanda Bangunan Sub Grosir Buah C2(A) Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Senin (15/12/2025) sekitar pukul 07.15 WIB. Insiden yang terjadi di Jalan Raya Bogor, Kelurahan Tengah, Kecamatan Kramat Jati tersebut menghanguskan sebanyak 350 tempat usaha milik 350 pedagang yang mayoritas menjual komoditas pepaya dan pisang.

Api berhasil dipadamkan dan saat ini petugas masih melakukan proses pendinginan serta pengamanan lokasi. Dalam upaya pemadaman, dikerahkan 20 unit mobil pemadam kebakaran dengan dukungan sekitar 100 personel, dibantu 150 Alat Pemadam Api Ringan (APAR) serta empat hydrant milik Perumda Pasar Jaya.

Pihak pengelola memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa kebakaran tersebut. Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penelusuran lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Bangunan Sub Grosir Buah C2(A) diketahui telah diasuransikan pada PT Asuransi Umum Bumiputera Muda dengan pertanggungan kebakaran risiko khusus, nomor polis 1005011125010043, yang berlaku sejak 9 Januari 2025 hingga 9 Januari 2026. Perumda Pasar Jaya menyatakan akan segera berkoordinasi dengan pihak asuransi untuk proses klaim serta langkah-langkah pemulihan pascakebakaran.

Manajemen Perumda Pasar Jaya juga berkomitmen mempercepat proses pemulihan dengan melakukan perbaikan bangunan yang terdampak serta menyiapkan Tempat Penampungan Sementara (TPS) agar aktivitas perdagangan dapat kembali berjalan secepatnya.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa para pedagang terdampak kebakaran tidak akan direlokasi. Ia memastikan seluruh pedagang tetap dapat berjualan di kawasan Pasar Induk Kramat Jati.

“Yang jelas tetap akan berjualan di Kramat Jati. Tidak direlokasi, karena mereka juga tidak ingin pindah ke mana-mana,” ujar Pramono dalam keterangannya, Senin.

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan segera melakukan renovasi terhadap ratusan kios yang hangus terbakar agar aktivitas ekonomi pedagang bisa segera pulih.

Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Agus Himawan, menjelaskan api berhasil dikendalikan dalam waktu sekitar satu jam dan dinyatakan padam pada pukul 08.00 WIB.

“Alhamdulillah, situasi aman dan terkendali. Dalam peristiwa ini tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka,” ujarnya. (hab)