JAKARTA RAYA – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto melantik dan mengambil sumpah 796 Perwira Prajurit Karier (Pa PK) TNI Reguler dan Program Khusus (Progsus) Tahun Anggaran 2026 dalam upacara Prasetya Perwira yang digelar di Lapangan Prima Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (12/3/2026).
Upacara tersebut turut dihadiri Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono, serta Dankodiklat TNI Letjen TNI Mohamad Naudi Nurdika.
Sebanyak 796 perwira remaja tersebut resmi menyandang pangkat perwira setelah menyelesaikan Pendidikan Pertama Perwira Prajurit Karier (Dikma Pa PK) TNI. Rinciannya terdiri dari 624 Perwira Prajurit Karier Reguler dan 172 Perwira Prajurit Karier Program Khusus.
Dalam sambutannya, Panglima TNI menegaskan pentingnya jati diri TNI sebagai fondasi moral dan profesionalisme bagi setiap prajurit dalam menjalankan pengabdian kepada bangsa dan negara.
“Kalian telah dididik dan dilatih dengan dasar-dasar keprajuritan untuk dibentuk menjadi perwira TNI yang memiliki jati diri sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional, dan tentara profesional,” ujar Agus Subiyanto.
Ia juga menyoroti dinamika lingkungan strategis global yang terus berkembang, sehingga menuntut prajurit TNI untuk meningkatkan kemampuan serta kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan.
Menurutnya, tantangan yang dihadapi TNI saat ini tidak hanya berupa ancaman konvensional, tetapi juga ancaman baru yang bersifat multidimensi, seperti ancaman siber dan ancaman biologis.
Di akhir sambutannya, Panglima TNI mengingatkan para perwira muda bahwa sumpah perwira yang telah diucapkan merupakan komitmen moral yang harus dijalankan dengan penuh integritas dan tanggung jawab.
“Sumpah perwira yang telah kalian ucapkan bukanlah sekadar kata-kata, melainkan komitmen bahwa kalian dituntut memenuhi kewajiban sebagai perwira kepada bangsa dan negara sesuai dengan bidang kemampuan yang kalian miliki,” tegasnya.
Upacara Prasetya Perwira ini menjadi momentum penting dalam pembangunan sumber daya manusia TNI, sekaligus menandai lahirnya generasi perwira muda yang diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan tugas ke depan serta memperkuat peran TNI dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). (hab)


Tinggalkan Balasan