JAKARTA RAYA – ARTOTEL Harmoni Jakarta menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan berpartisipasi dalam gerakan global Earth Hour. Selama satu jam, mulai pukul 20.30 hingga 21.30 WIB, hotel yang berada di pusat ibu kota ini memadamkan lampu sebagai simbol kepedulian terhadap isu perubahan iklim dan efisiensi energi.
Aksi pemadaman lampu dilakukan secara menyeluruh di area publik, mulai dari lobi utama, koridor tamu, restoran Eatspace, hingga logo fasad gedung. Sebagai pengganti pencahayaan listrik, hotel menghadirkan instalasi cahaya lilin yang ditata artistik di berbagai sudut, menciptakan suasana hangat, intim, dan reflektif bagi para tamu.
General Manager ARTOTEL Harmoni Jakarta, Arbiter Gerhard, menegaskan bahwa Earth Hour bukan sekadar aksi simbolik.
“Earth Hour bagi kami bukan sekadar mematikan saklar lampu selama 60 menit. Ini adalah sebuah pernyataan seni tentang bagaimana kita menghargai sumber daya alam. Kami ingin mengajak tamu untuk sejenak melepaskan diri dari hiruk-pikuk teknologi dan menikmati keindahan visual dari cahaya alami di tengah kegelapan,” ujarnya.
Partisipasi tamu menjadi elemen penting dalam kegiatan ini. Melalui informasi saat check-in, tamu diajak mematikan lampu kamar serta menutup tirai blackout. Selain menciptakan keseragaman visual dari luar gedung, langkah ini juga membantu menjaga suhu ruangan tetap stabil tanpa konsumsi energi berlebih.
Sebagai pusat aktivitas, area courtyard lantai 1 disulap menjadi ruang komunal yang tenang melalui konsep candlelit gathering. Para tamu menikmati suasana malam Jakarta yang berbeda—lebih hening, minim cahaya buatan, dan jauh dari kebisingan elektronik—sekaligus menjadi ruang refleksi akan pentingnya gaya hidup berkelanjutan.
Melalui aksi ini, ARTOTEL Harmoni Jakarta berharap dapat menginspirasi masyarakat luas untuk menerapkan kebiasaan hemat energi dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya saat peringatan Earth Hour, tetapi sebagai bagian dari gaya hidup berkelanjutan. (hab)


Tinggalkan Balasan