JAKARTA RAYA — SMAN 1 Depok terpilih menjadi sekolah percontohan dalam Program Sekolah Manusia Unggul (Maung) yang mulai diterapkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada 2026.
Program tersebut ditujukan untuk menjaring siswa berprestasi dengan kemampuan akademik tinggi, khususnya dari keluarga kurang mampu agar tetap memperoleh akses pendidikan berkualitas.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Wahid Suryono, mengatakan seluruh penerimaan siswa baru di SMAN 1 Depok untuk program Maung dilakukan melalui jalur prestasi.
“Di Depok, SMA 1 jadi sekolah percontohan program sekolah Maung, di mana penerimaan siswa barunya semuanya lewat jalur prestasi, jadi tidak ada jalur afirmasi, domisili, maupun mutasi,” ujar Wahid saat menghadiri diskusi Perlindungan dan Kesejahteraan Guru AGSMA bertema “Guru yang Mengayomi, Mencerdaskan Anak Bangsa Berkarakter” yang digelar PEWARNA Kota Depok di GBI Rock Home, Senin (25/5/2026).
Menurut Wahid, calon siswa yang ingin mendaftar Program Maung di SMAN 1 Depok harus memenuhi sejumlah syarat akademik, di antaranya memiliki nilai rapor minimal 85 dan hasil tes potensi akademik atau IQ di atas 130.
“Mulai tahun 2026 ini, siswa yang berbakat dengan nilai tes IQ 130 dan nilai TKA atau rapor minimal 85 bisa daftar di sekolah ini,” jelasnya.
Ia juga mengimbau para orang tua untuk memanfaatkan peluang tersebut apabila anak memiliki kemampuan akademik maupun nonakademik yang menonjol.
Namun, Wahid menegaskan setiap jalur prestasi memiliki ketentuan berbeda. Untuk prestasi nonakademik, siswa diwajibkan memiliki prestasi tingkat provinsi, nasional, atau internasional.
“Kalau yang akademik itu rapor sama hasil tes IQ 130. Kalau nonakademik syaratnya juara di tingkat provinsi, nasional, atau internasional,” katanya.
Sementara itu, kebijakan baru tersebut mulai menimbulkan kekhawatiran di kalangan orang tua siswa.
Wawa, salah satu orang tua siswa di SMPN 1 Depok, mengaku cemas karena anaknya bercita-cita masuk SMAN 1 Depok yang selama ini dikenal sebagai salah satu SMA favorit di Kota Depok.
“Anak saya dari dulu ingin sekali masuk SMAN 1 Depok. Tapi dengan adanya program Maung jadi waswas juga, apalagi sekarang syarat utamanya harus berprestasi dan tes IQ lebih dari 130,” ujarnya.
Warga Depok Town Center itu berharap anaknya tetap memiliki kesempatan untuk mendapatkan pendidikan terbaik di sekolah favorit tersebut. (ema)


Tinggalkan Balasan