JAKARTA RAYA – Pascakebakaran hebat yang melanda kawasan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin malam (1/6/2026), berbagai pihak bergerak cepat memberikan bantuan kepada ratusan warga terdampak. Di tengah kondisi darurat tersebut, Kodim 0501/Jakarta Pusat bersama unsur pemerintah, aparat keamanan, dan relawan hadir untuk memastikan kebutuhan dasar para pengungsi dapat terpenuhi.

Sebanyak 734 warga yang kehilangan tempat tinggal sementara kini menempati lokasi pengungsian yang dipusatkan di Lapangan Yusuf Hamka. Sejak hari pertama pascakejadian, personel TNI bersama Polri, BPBD, PMI, Satpol PP, dan relawan langsung membangun posko terpadu guna mempercepat penanganan bencana.

Komandan Kodim 0501/Jakarta Pusat, Kolonel Inf Ahmad Alam Budiman, mengatakan prioritas utama saat ini adalah memastikan seluruh pengungsi mendapatkan perlindungan, makanan, layanan kesehatan, serta kebutuhan dasar lainnya.

“Fokus kami saat ini adalah memastikan para pengungsi mendapatkan tempat yang aman, makanan yang cukup, layanan kesehatan, serta kebutuhan dasar lainnya,” ujar Kolonel Ahmad Alam Budiman, Rabu (3/6/2026).

Kebakaran Kebon Kosong Kemayoran
Toilet darurat untuk korban kebakaran Kebon Kosong Kemayoran yang disediakan oleh Kodim 0501/JP.

Untuk memenuhi kebutuhan pangan para pengungsi, lima dapur umum didirikan dalam waktu singkat setelah kebakaran berhasil dipadamkan. Dapur-dapur tersebut beroperasi secara bergantian selama 24 jam dengan melibatkan personel TNI dan relawan.

Setiap hari, ribuan porsi makanan siap saji disiapkan dan didistribusikan kepada seluruh pengungsi, termasuk kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan ibu hamil.

Selain kebutuhan pangan, perhatian juga diberikan pada aspek kesehatan lingkungan. Kodim 0501/Jakarta Pusat membangun lima unit MCK darurat lengkap dengan fasilitas air bersih guna menjaga kebersihan dan mencegah munculnya penyakit di lokasi pengungsian.

“Sanitasi menjadi salah satu faktor penting dalam penanganan pascabencana. Karena itu, fasilitas MCK darurat dan akses air bersih harus tersedia agar kesehatan warga tetap terjaga,” ujar salah satu petugas di lokasi.

Kebakaran Kebon Kosong Kemayoran
Air bersih untuk korban kebakaran Kebon Kosong Kemayoran yang disediakan oleh Kodim 0501/JP.

Di sisi lain, kebutuhan tempat tinggal sementara juga terus dipenuhi. Sejumlah tenda pengungsian telah didirikan untuk menampung warga yang rumahnya terbakar. Berbagai bantuan logistik seperti matras, selimut, pakaian layak pakai, perlengkapan ibadah, dan air minum turut disalurkan kepada para korban.

Pos kesehatan yang beroperasi di area pengungsian juga memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga yang mengalami gangguan pernapasan akibat asap kebakaran maupun trauma pascakejadian.

Kolonel Ahmad Alam Budiman mengapresiasi sinergi seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan bencana tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, PMI, dan relawan menjadi kunci dalam mempercepat pemulihan kondisi warga terdampak.

“Kami bergerak cepat bersama seluruh unsur terkait. Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, PMI, dan relawan membuktikan bahwa di saat musibah, kita semua adalah satu keluarga besar,” katanya.

Hingga Rabu sore (3/6/2026), situasi di lokasi pengungsian berangsur kondusif. Berbagai kebutuhan dasar warga telah terpenuhi dan distribusi bantuan terus dilakukan secara bertahap. Di tengah kehilangan yang dialami para korban, kehadiran aparat dan relawan menjadi simbol kepedulian serta semangat gotong royong untuk membantu warga bangkit kembali dari musibah. (hab)