JAKARTA RAYA – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terus memperkuat dukungannya terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui kolaborasi dengan Perhimpunan Pelajar Indonesia Hong Kong (PPI-HK). Sinergi ini ditujukan untuk mendampingi mahasiswa Indonesia yang akan melanjutkan pendidikan di Hong Kong, mulai dari tahap persiapan keberangkatan hingga menjalani kehidupan akademik di luar negeri.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Pre-Departure Gathering PPI Hong Kong 2026 di Ballroom Menara BNI Pejompongan, Jakarta, Sabtu (1/8). Kegiatan ini dihadiri lebih dari 400 peserta yang terdiri atas calon mahasiswa, orang tua, mentor, serta pengurus PPI Hong Kong.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan bahwa investasi pada pendidikan merupakan bagian penting dalam membangun daya saing bangsa. Menurutnya, generasi muda Indonesia perlu mendapatkan dukungan tidak hanya dalam aspek pembiayaan, tetapi juga kesiapan menghadapi tantangan selama menempuh pendidikan di luar negeri.

“BNI percaya bahwa generasi muda Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing di kancah internasional. Melalui kolaborasi bersama PPI Hong Kong, kami ingin hadir sebagai mitra yang mendampingi mereka sejak persiapan keberangkatan hingga menjalani kehidupan sebagai mahasiswa di luar negeri,” ujar Okki.

Pre-Departure Gathering menjadi wadah bagi calon mahasiswa untuk memperoleh berbagai informasi mengenai kehidupan di Hong Kong, baik dari sisi akademik maupun kehidupan sehari-hari.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan mengenai sistem pendidikan, budaya, hingga berbagai hal yang perlu dipersiapkan sebelum memulai studi. Mereka juga berkesempatan berdialog dengan mahasiswa Indonesia yang telah lebih dahulu menempuh pendidikan di Hong Kong.

Melalui sesi berbagi pengalaman tersebut, calon mahasiswa diharapkan lebih siap menghadapi lingkungan baru sekaligus membangun jejaring dengan sesama pelajar Indonesia sebelum keberangkatan.

Kolaborasi BNI dengan PPI Hong Kong juga diwujudkan melalui penyediaan layanan perbankan yang mendukung kebutuhan mahasiswa Indonesia selama berada di luar negeri.

Salah satunya adalah program afiliasi Kartu Debit Multicurrency Co-Branding Anggota PPI Hong Kong, yang dirancang untuk memberikan kemudahan transaksi lintas negara sekaligus memperluas akses layanan keuangan bagi mahasiswa maupun diaspora Indonesia di Hong Kong.

Menurut Okki, akses terhadap layanan keuangan yang mudah dan aman menjadi salah satu kebutuhan penting bagi masyarakat Indonesia yang beraktivitas di luar negeri.

“Sebagai bank nasional yang terus memperluas kapabilitas layanan internasional, BNI meyakini kemudahan akses keuangan menjadi bagian penting dalam mendukung mobilitas global masyarakat Indonesia,” katanya.

Bagi BNI, dukungan terhadap mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan di luar negeri merupakan bagian dari upaya mencetak talenta global yang kelak berkontribusi bagi pembangunan nasional.

Melalui berbagai program kolaboratif, BNI ingin memastikan mahasiswa Indonesia memperoleh ekosistem pendukung yang memudahkan mereka beradaptasi, membangun jejaring internasional, serta tetap memiliki akses terhadap layanan perbankan nasional selama menjalani studi.

Komitmen tersebut juga menjadi bagian dari transformasi BNI sebagai bank nasional yang terus memperkuat kapabilitas layanan internasional untuk mendukung mobilitas masyarakat Indonesia di berbagai negara.

Selain menghadirkan solusi keuangan yang relevan, BNI juga terus mempererat hubungan dengan komunitas diaspora Indonesia sebagai mitra strategis dalam memperkuat daya saing sumber daya manusia Indonesia di tingkat global.

Langkah ini sejalan dengan arah transformasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bawah koordinasi Danantara Indonesia, yang menitikberatkan penciptaan nilai tambah bagi masyarakat melalui pengembangan sumber daya manusia, inovasi, dan kolaborasi lintas sektor.

Melalui kemitraan dengan PPI Hong Kong, BNI berharap semakin banyak mahasiswa Indonesia yang dapat menjalani pendidikan di luar negeri dengan lebih siap, nyaman, dan percaya diri, sekaligus memperkuat peran generasi muda sebagai duta bangsa di tingkat internasional. (Hab)