JAKARTA RAYA – Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR RI melalui Pusat Analisis Anggaran dan Akuntabilitas Keuangan Negara (PA3KN) resmi menghentikan pola kerja terpisah dengan meluncurkan dua inovasi digital terintegrasi.
Dia inovasi digital tersebut adalah: SYAKURA (Sistem Layanan Analisis Anggaran dan Akuntabilitas Keuangan Negara), dan aplikasi pendukung PRISMA.
Peluncuran dua inovasi digital tersebut dilakukan di Ruang Command Center, Gedung DPR RI, Jakarta, pada Senin (19/10/2026).
Langkah ini bukan sekadar modernisasi perangkat lunak biasa, melainkan perombakan menyeluruh terhadap tata kelola analisis keuangan negara agar lebih transparan, efisien, dan berorientasi mutu.
Integrasi Satu Pintu & Standar Mutu ISO 9001
Kepala PA3KN Setjen DPR RI, Furcony Putri Syakura, menegaskan bahwa platform SYAKURA hadir untuk menyatukan seluruh mata rantai analisis yang sebelumnya tersebar di berbagai media terpisah.
“Seluruh proses—mulai dari penerimaan permintaan, penugasan analis, pemantauan progres, pengendalian mutu berjenjang, hingga validasi dan penyimpanan dokumen—kini dikelola dalam satu platform terintegrasi. Hal ini memangkas waktu penelusuran dan meningkatkan efisiensi kerja secara nyata,” kata Furcony.
Implementasi SYAKURA mengusung tiga pilar utama yang mengadopsi prinsip Manajemen Mutu ISO 9001.
Pertama, Standardisasi Layanan meliputi menjamin kepastian alur kerja, pembagian peran, serta tanggung jawab yang jelas.
Kedua, pengendalian mutu terdokumentasi dengan reviu dan validasi menjadi bagian wajib dalam siklus penyusunan dokumen.
Ketiga, monitoring & evaluasi berkelanjutan dengan pemanfaatan dashboard data untuk mengenali hambatan dan merumuskan perbaikan secara terukur.
Transformasi Tata Kelola Pengetahuan via PRISMA
Selain SYAKURA, PA3KN juga meluncurkan PRISMA, sebuah terobosan dalam knowledge management (pengelolaan pengetahuan). PRISMA berfungsi lebih dari sekadar repositori digital.
“Yakni memastikan setiap produk pengetahuan yang dihasilkan PA3KN dapat tersimpan, ditemukan kembali dengan cepat, serta dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung fungsi pengawasan dan penganggaran DPR RI, ” kata Conny.
Melalui sinergi SYAKURA dan PRISMA, Setjen DPR RI optimistis mampu menyajikan hasil analisis anggaran yang relevan, tepat waktu, dan dapat dipertanggungjawabkan demi mengawal keuangan negara. (SIN)


Tinggalkan Balasan