JAKARTA RAYA– Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mencatat capaian signifikan dalam pemberantasan korupsi dan penyelamatan kekayaan negara.

Melalui penguatan penegakan hukum, penertiban kawasan hutan, serta pengembalian aset negara, pemerintah berhasil mengamankan nilai keuangan dan aset negara mencapai puluhan triliun rupiah.

Salah satu capaian terbesar berasal dari Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) dengan akumulasi penyelamatan keuangan negara sekitar Rp52 triliun. Pemerintah juga mencatat penertiban lebih dari 6,2 juta hektare kawasan hutan, termasuk perkebunan sawit dan aktivitas pertambangan ilegal.

Pendiri Kontra Narasi, Sandri Rumanama, mengapresiasi berbagai langkah strategis pemerintahan Prabowo-Gibran yang dinilai berhasil memperkuat pemberantasan korupsi sekaligus mengoptimalkan penyelamatan kekayaan negara.

“Kita apresiasi beberapa langkah strategis pemerintah sukses meski banyak PR lain,” ujar Sandri.

Menurut Sandri, keberhasilan tersebut mencerminkan keseriusan pemerintah dalam memperbaiki tata kelola sumber daya nasional dan memastikan kekayaan negara memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Yang tak kalah penting, kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam bidang pemberantasan korupsi dan penyelamatan aset negara berfokus pada penguatan penegakan hukum, optimalisasi penerimaan negara, dan penertiban kawasan hutan juga menuai keberhasilan,” ungkapnya.

Senada, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Setyo Budiyanto, menegaskan pentingnya optimisme seluruh elemen bangsa dalam mendukung agenda pemberantasan korupsi.

“Kita semua optimistis, jangan kemudian sesuatu yang pesimistis,” kata Setyo.

Capaian dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran tersebut menjadi momentum penguatan kepercayaan publik terhadap komitmen pemberantasan korupsi.

Dukungan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga konsistensi penegakan hukum, memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, serta memastikan kekayaan negara dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat.(hab)