Impor Daging Kerbau Nanti Dulu, Kementan Minta Bulog Fokus Serap Gabah dan Jagung Petani

Rabu, 3 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA RAYA – Kementerian Pertanian menanggapi keluhan Direktur Utama Bulog soal tidak mendapatkan ijin impor daging kerbau tahun 2024. Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Ditjen PKH Syamsul Ma’arif mengatakan sesuai hasil Rakortas yang dikoordinasikan oleh Menko bidang Perekonomian pada tanggal 28 Maret 2024 telah diputuskan bahwa ijin impor hanya diberikan pada PT. Berdikari dan PT. PPI.

“Rakortas pertama 13 Desember 2023 memutuskan impor daging kerbau hanya menyebutkan pelaksanaan oleh BUMN. Kemudian Rakortas kedua pada tanggal 28 Maret 2024 memutuskan penugasan impor daging kerbau kepada PT. Berdikari dan PT. PPI. Jadi begitu keputusan pemerintah selaku regulator,” tegas Syamsul di Jakarta, Selasa (2/4/2024).

Baca Juga :  Pemkot Jaksel kembali Tata Lokbin Pasar Minggu

Syamsul juga mengatakan bahwa sebenarnya saat ini beban Bulog juga sangat berat. Untuk menyerap hasil panen jagung dan gabah petani saja tidak sanggup, sehingga sebaiknya tidak menambah beban perusahaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Importasi jutaan ton beras saat ini sepertinya belum maksimal. Begitu pula serap jagung masih macet. Sebaiknya fokus bisnisnya membantu petani dalam negeri. Toh impor daging kerbau juga dilakukan oleh BUMN juga,” lanjutnya.

Baca Juga :  Mulai 2 Maret, PWI Banten Buka Pendaftaran Bakal Calon Ketua

Sebelumnya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meminta Bulog memperkuat penyerapan dan distribusi hasil panen raya petani. Bulog diharapkan mampu membeli gabah panen dengan harga yang menguntungkan bagi para petani. Saat ini Kementan tengah fokus pada pemenuhan pangan dalam negeri untuk menekan kebijakan impor. Dua di antara komoditas yang ditargetkan adalah padi dan jagung sebagai komoditi strategis nasional.

“Jangan sampai kita terlalu bersemangat pada impor daging kerbau tapi serap gabah dan jagung hasil panen raya petani malah tidak berdaya,” tutupnya. (hab)

Berita Terkait

Angkat Grace Natalie Jadi Komisaris MIND ID, Ini Alasan Erick Thohir
Kemnaker Terus Perkuat Pelindungan Pekerja Migran Indonesia di Belanda
Kemnaker Dukung Kerja Sama Penempatan Tenaga Kesehatan Indonesia ke Belanda
Menaker Ida Sebut Kontribusi Delegasi Indonesia dalam ILC Luar Biasa
Idul Adha 2024, Kemenag: Hilal Awal Dzulhijjah 1445H Teramati di Indonesia
Resmi Jadi Jubir KPK, Ini Harta Kekayaan Tessa Mahardhika Sugiarto
Bertambah 4 Orang, Tercatat 51 Jemaah Indonesia Wafat di Haji 2024
Indonesia Dorong Standar Baru dalam Ekonomi Digital di Pertemuan ASPAG
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Juni 2024 - 13:30 WIB

Angkat Grace Natalie Jadi Komisaris MIND ID, Ini Alasan Erick Thohir

Rabu, 12 Juni 2024 - 08:06 WIB

Kemnaker Terus Perkuat Pelindungan Pekerja Migran Indonesia di Belanda

Selasa, 11 Juni 2024 - 16:12 WIB

Kemnaker Dukung Kerja Sama Penempatan Tenaga Kesehatan Indonesia ke Belanda

Minggu, 9 Juni 2024 - 14:23 WIB

Menaker Ida Sebut Kontribusi Delegasi Indonesia dalam ILC Luar Biasa

Jumat, 7 Juni 2024 - 19:32 WIB

Idul Adha 2024, Kemenag: Hilal Awal Dzulhijjah 1445H Teramati di Indonesia

Jumat, 7 Juni 2024 - 16:29 WIB

Resmi Jadi Jubir KPK, Ini Harta Kekayaan Tessa Mahardhika Sugiarto

Jumat, 7 Juni 2024 - 13:27 WIB

Bertambah 4 Orang, Tercatat 51 Jemaah Indonesia Wafat di Haji 2024

Jumat, 7 Juni 2024 - 08:27 WIB

Indonesia Dorong Standar Baru dalam Ekonomi Digital di Pertemuan ASPAG

Berita Terbaru