JAKARTA RAYA-Batu permata saat ini bukan hanya sekedar perhiasan semata, tetapi bagi kalangan muda atau Gen Z, batu permata saat ini sudah menjadi gaya hidup yang mengikuti trend ke kinian.
Seperti di Pasar Rawa Bening Jatinegara Jakarta Timur, di pasar yang dikenal sebagai pusatnya batu permata di Ibukota ini, banyak kaum Gen Z berburu permata yang sesuai dengan trend dan gaya hidup anak muda kekinian.
Karena itulah, INDOGEMSFIELD toko batu permata yang berada di lantai satu BKS. A.LOI 68,78,79 Pasar Rawa Bening Jakarta Timur, menangkap peluang ini dengan menghadirkan berbagai jenis permata yang disukai para Gen Z.
Menurut Nathan pemilik toko INDOGEMSFIELD, Gen Z ini kebanyakan suka batu permata yang tidak terlalu besar, bentuknya kecil atau minimalis saja cukup tetapi berkualitas.
“Gen Z ini sekarang suka permata Fancy Sapphire karena warnannya yang antik dan unik. Mereka suka barang – barang aneh dan cenderung mencari permata seperti ini,”jelas Nathan.
Iapun menyediakan permata jenis ini, dengan kisaran harga ada mulai dari Rp 2 jt bahkan ada yang hingga diatas 100 juta.
Selain itu INDOGEMSFIELD juga menyediakan permata jenis Padparadscha Sapphire yang menjadi ikon, karena susahnya mencari Padparadscha yang berkualitas.
Ia juga mengaku sebelumnya hanya menjual permatanya secara online. Namun karena banyaknya permintaan terutama dari kalangan Gen Z yang ingin terlebih dahulu melihat langsung permata yang ingin dibelinya, ia putuskan juga menjualnya secara offline melalui tokonya di INDOGEMSFIELD.
Sementara itu Kepala Pasar Rawa Bening Achmad Subhan mengakui trend kesukaan Gen Z akan batu permata lambat laun mulai meningkat, seiring hadirnya permata – permata berkualitas dan unik yang tersedia disini dan gencarnya promosi di media sosial oleh para pedagang.


Tinggalkan Balasan