Pedagang Pasar Tanah Abang Gak Kuat Bersaing dengan Tiktok Shop, Minta Pemerintah Segera Cari Solusi

Kamis, 28 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasar Tanah Abang sepi

Pasar Tanah Abang sepi

JAKARTA RAYA – Salah satu pedagang di Pasar Tanah Abang, Dwi (27) mengaku sudah melakukan jualan secara online di Tiktok Shop. Namun, dirinya merasa kaget karena persaingan harga yang sangat ketat dalam e-commerce tersebut.

Dwi mengaku, jika barang yang dia jual sama persis dengan yang dijual di Tiktok Shop. Namun harga yang di jual di Tiktok terpaut jauh dengan harga yang biasa dia jual.

“Saya sudah mencoba jualan online, di Tiktok tapi memang persaingan harganya di bawah logika, persaingan harganya bisa sampai 50 persen,” kata Dwi saat ditemui di Pasar Tanah Abang Blok A, Kamis (28/9/2023).

Barang dagangan Dwi, merupakan baju muslim perempuan yang mana biasa dia jual dengan harga Rp95 ribu hingga Rp100 ribu. Namun, di Tiktok dengan barang yang hampir mirip bisa dibanderol setengah harganya.

“Kita menemukan scroll di Tiktok barang yang kita jual harganya di bawah 50 persen dari harga yang kita jual hampir mirip barangnya,” ungkapnya.

Sebelumnya, Dwi menuangkan aspirasinya ketika kunjungan Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan saat mengunjungi pasar grosir terbesar se-Asia Tenggara, Kamis (28/9/2023).

Baca Juga :  AEON Mall Terbesar Se-Asia Tenggara Resmi Beroperasi di Kota Deltamas, Hadirkan Late Night Sale dengan Diskon hingga 70%

Dwi mengeluhkan pendapatannya yang down akibat persaingan dengan priduk di Tiktok Shop, yang mana bisa menekan angka pendapatanya hingga 90 persen dari biasanya.

“Saya nyampein keluhan sebagai pedagang, mengalami omzet yang sangat down. Down bisa diperkirakan 80 sampai 90 persen,” kata Dwi.

Dwi berharap, agar Kementerian Perdagangan segera mengambil langkah konkret dalam permasalahan pedagang di Pasar Tanah Abang. Karena Dwi tak ingin bernasib sama dengan pedagang yang sudah menutup tokonya di Pasar Tanah Abang.

“Inginnya secepatnya diantisipasi karena banyak orang yang dirugikan dan banyak toko yang tutup,” tutur Dwi.(hab)

Penulis : Hadits Abdillah

Editor : Hadits Abdillah

Berita Terkait

Iuran Pariwisata Dibebankan ke Tiket Pesawat
Jadi BUMD Penyumbang Dividen Terbesar, Pemprov DKI Jakarta Apresiasi Bank DKI
Hotel Santika Premiere Bintaro Rilis Menu Spesial Kenikmatan Kuliner di Bulan yang Fitri
Melonjak Pesat, Penggunaan SPKLU di Jakarta Periode Lebaran Meningkat 300 Persen
Apple Diminta Bikin Pabrik iPhone di Indonesia
Bank Banten: Penurunan Harga Saham Tak Pengaruhi Bisnis dan Layanan
BNI Bantu Specialty Coffee Produk UMKM Binaan Xpora Tembus Pasar Amerika
Garuda & Citilink Angkut 80.243 Pemudik
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 April 2024 - 09:47 WIB

Iuran Pariwisata Dibebankan ke Tiket Pesawat

Sabtu, 20 April 2024 - 14:36 WIB

Jadi BUMD Penyumbang Dividen Terbesar, Pemprov DKI Jakarta Apresiasi Bank DKI

Jumat, 19 April 2024 - 13:04 WIB

Hotel Santika Premiere Bintaro Rilis Menu Spesial Kenikmatan Kuliner di Bulan yang Fitri

Kamis, 18 April 2024 - 13:31 WIB

Melonjak Pesat, Penggunaan SPKLU di Jakarta Periode Lebaran Meningkat 300 Persen

Kamis, 18 April 2024 - 10:01 WIB

Apple Diminta Bikin Pabrik iPhone di Indonesia

Rabu, 17 April 2024 - 15:35 WIB

Bank Banten: Penurunan Harga Saham Tak Pengaruhi Bisnis dan Layanan

Selasa, 16 April 2024 - 21:29 WIB

BNI Bantu Specialty Coffee Produk UMKM Binaan Xpora Tembus Pasar Amerika

Selasa, 16 April 2024 - 10:14 WIB

Garuda & Citilink Angkut 80.243 Pemudik

Berita Terbaru

Bisnis

Iuran Pariwisata Dibebankan ke Tiket Pesawat

Senin, 22 Apr 2024 - 09:47 WIB

(istimewa)

Nasional

Inspirasi Kartini Masa Kini, Gender Bukan Hambatan

Senin, 22 Apr 2024 - 09:44 WIB

Caption Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.(ist)

Politik

Cak Imin Klaim Anies tak Maju di Pilkada DKI

Senin, 22 Apr 2024 - 09:40 WIB

Caption Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri.(ist)

Pemerintahan

KPK Buka Peluang Periksa Keluarga SYL dalam Kasus TPPU

Senin, 22 Apr 2024 - 09:35 WIB