RBPR : Debat Capres Cawapres Diatur Tegas di Pasal 277 tentang Pemilu

Selasa, 5 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koordinator Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum Pemilu RBPR Sirra Prayuna saat keterangan pers (ist)

Koordinator Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum Pemilu RBPR Sirra Prayuna saat keterangan pers (ist)

JAKARTA RAYA-Terkait dengan adanya perubahan format gelaran debat calon Presiden dan Wakil Presiden oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum Pemilu Rumah Bersama Pelayan Rakyat (RBPR) menilai, bahwa debat Capres Cawapres telah diatur secara tegas dalam ketentuan pasal 277 ayat 1 UU nomer 7 tahun 2017 Tentang Pemilu.

“Ayat (1) Debat pasangan calon sebagaimana dimaksud ayat 1 hurup h dilaksanakan 5(lima) kali. Penjelasan pasal 277: ayat (1). Yang dimaksud dengan debat pasangan calon dilaksankanan 5 (lima) kali adalah dilaksanakan 3 (tiga) kali untuk calon Presiden dan 2 (dua ) kali untuk calon Wakil Presiden,”ujar Koordinator Divisi Advokasi dan Bantuhan Hukum Pemilu RBPR Sirra Prayuna dalam siaran persnya Sabtu (2/12).

Selanjutnya menurut Sirra, dalam Peraturan KPU Nomer 15 tahun 2023 tentang Kampanye Pemilihan Umum; Pasal 50
1. KPU melaksanakan debat pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden sebanyak 5 kali dengan rincian ; a. 3(tiga) kali untuk calon Presiden, dan 2( dua) kali untuk calon wakil Presiden.
2. Ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat 1, khusus untuk format rincian 5(lima) kali, dapat dilakukan perubahan oleh KPU setelah berkoordinasi degan DPR.

Kedua lanjut Sirra, bahwa
menjelang terlaksanya debat calon Presiden dan Wakil Presiden, KPU telah merubah format debat dengan menghadirkan Capres Cawapres dalam 5 ( lima) kali gelaran debat, semuanya akan dihadiri secara bersamaan oleh pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden. “Tidak ada putaran debat secara terpisah yang khusus hanya dihadiri capres atau cawapres,”tambahnya.

Ketiga; Perubahan format gelaran debat oleh KPU kami nilai telah melanggar ketentuan pasal 277 serta penjelasan UU Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu.

Ke-empat; Bahwa perubahan format debat oleh KPU adalah sebuah produk hukum yang bertentangan degan asas hirarkhis peraturan perundang undangan yakni *asas lex superior derogate legi inferiori* artinya bahwa peraturan perundang-undangan yang mempunyai derajat lebih rendah dalam hierarki peraturan perundang-undangan tidak boleh bertentangan dengan yang lebih tinggi.

Baca Juga :  Ada Putusan MK, KPU Resmi Ajukan Revisi PKPU Tentang Pendaftaran Capres-Cawapres

Kelima,  Perubahan format gelaran debat patut kami duga ada sebuah kekuatan politik besar yang mempengaruhi perubahan tersebut sehingga tindakan KPU kami pandang telah melanggar asas pemilu dan prinsif penyelenggara pemilu yakni mandiri, jujur, adil, berkepastian hukum, tertib, terbuka, proporsional, profesional, akuntabel, efektif dan efisien.

Sedangkan Ke-enam ; pihaknya mendesak KPU agar gelaran debat calon Presiden dan Wakil Presiden untuk mematuhi perintah UU Pemilu dan Peraturan KPU Nomor 15 tahun 2023 tentang kampanye pemilu sehingga rakyat dapat menilai calon pemimpinya akan dibawa kemana kapal besar 276 juta rakyat Indonesia.

Penulis : Taufik

Editor : Taufik

Berita Terkait

Prabowo-Titiek, Rujuk?
Partai Golkar Menugaskan Tiga Nama untuk Pilkada Jakarta 2024
Heru dan Kaesang Berpeluang jadi Kandidat di Pilgub Jakarta
PDIP Siapkan Kader Internal di Pilkada Kabupaten Tangerang
Airin Apresiasi Peran Perempuan Golkar di Pemilu 2024
Anies Dinilai Turun Level jika Maju di Pilgub Jakarta
PSI Klaim Jakarta tak Butuh Anies
Dua Kandidat Walikota Bukber Bareng Kucing Hitam
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 April 2024 - 10:30 WIB

Prabowo-Titiek, Rujuk?

Minggu, 7 April 2024 - 20:49 WIB

Partai Golkar Menugaskan Tiga Nama untuk Pilkada Jakarta 2024

Selasa, 2 April 2024 - 09:49 WIB

Heru dan Kaesang Berpeluang jadi Kandidat di Pilgub Jakarta

Selasa, 2 April 2024 - 04:44 WIB

PDIP Siapkan Kader Internal di Pilkada Kabupaten Tangerang

Senin, 1 April 2024 - 10:14 WIB

Airin Apresiasi Peran Perempuan Golkar di Pemilu 2024

Senin, 1 April 2024 - 09:56 WIB

Anies Dinilai Turun Level jika Maju di Pilgub Jakarta

Kamis, 28 Maret 2024 - 10:06 WIB

PSI Klaim Jakarta tak Butuh Anies

Rabu, 27 Maret 2024 - 10:27 WIB

Dua Kandidat Walikota Bukber Bareng Kucing Hitam

Berita Terbaru

Kriminal

Polsek Cengkareng Periksa Lima Saksi dalam Kasus Anak Bacok Ibu

Selasa, 16 Apr 2024 - 10:48 WIB

Caption Tugu Monas yang menjadi icon Jakarta.(ist)

Pemerintahan

Pansus Pasca IKN DPRD DKI Persiapkan Jakarta sebagai Kota Aglomerasi

Selasa, 16 Apr 2024 - 10:44 WIB

Politik

Prabowo-Titiek, Rujuk?

Selasa, 16 Apr 2024 - 10:30 WIB