JAKARTA RAYA, Roma – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar Indonesia di ajang internasional. Chiara Dominique Barutu (11), siswi kelas VI asal Indonesia, berhasil meraih dua medali pada Grand Final International STEM Olympiad 2026 yang digelar di Roma, Italia, Selasa (7/7/2026).

Dalam kompetisi tersebut, Chiara sukses membawa pulang Medali Emas di bidang Science dan Medali Perunggu di bidang Matematika. Penghargaan diserahkan dalam acara award ceremony yang menjadi penutup rangkaian kompetisi tingkat dunia tersebut.

International STEM Olympiad merupakan kompetisi tahunan yang diselenggarakan oleh Main Team Organisation GmbH asal Jerman. Ajang ini menguji kemampuan berpikir kritis, analitis, dan pemecahan masalah bagi siswa kelas 3 hingga kelas 12 melalui persoalan yang berkaitan dengan kehidupan nyata, bukan sekadar mengandalkan hafalan rumus.

Perjalanan Chiara menuju babak final tidak berlangsung mudah. Sejak mengikuti babak kualifikasi daring pada 2025, ia berhasil menyisihkan puluhan ribu peserta dari berbagai negara.

Sebagai gambaran, penyelenggaraan tahun sebelumnya diikuti sekitar 38.000 peserta dari 153 negara. Setelah lolos seleksi final pada Februari 2026, Chiara menjadi salah satu peserta terbaik yang berhak tampil pada Grand Final secara langsung di Roma bersama finalis dari 58 negara.

Keberhasilan Chiara tidak terlepas dari dukungan kedua orang tuanya, Christhophorus Barutu, pejabat di Kementerian Perdagangan RI, dan dr. Laurentia, seorang dokter.

Sejak berusia lima tahun, Chiara dibimbing secara intensif untuk mengembangkan kemampuan akademik sekaligus membangun karakter disiplin, konsisten, dan pantang menyerah.

Pengalaman internasional juga turut memperkaya proses belajarnya. Saat ayahnya bertugas sebagai Atase Perdagangan RI di Ottawa pada 2015, Chiara sempat tinggal di Kanada. Selanjutnya, ia menetap di Australia ketika ayahnya menjabat Kepala Indonesia Trade Promotion Centre (ITPC) Sydney pada 2022.

Chiara bersama keluarganya kembali menetap di Indonesia pada 1 April 2026.

Usai menerima penghargaan, Chiara mengaku bersyukur atas pencapaian yang diraihnya.

“Saya sangat bersyukur dapat meraih Medali Emas Science dan Medali Perunggu Matematika di International STEM Olympiad. Terima kasih kepada Tuhan, orang tua, guru, dan semua yang telah mendukung saya. Berkat bimbingan, doa, dan dorongan tanpa henti dari orang tua, saya belajar untuk tidak mudah menyerah dan selalu memberikan yang terbaik. Semoga pencapaian ini menjadi langkah awal untuk terus belajar, berkarya, dan menginspirasi orang lain,” ujar Chiara.

Rasa bangga juga disampaikan kedua orang tuanya yang selama ini mendampingi proses pendidikan putrinya.

“Kami bangga bukan hanya karena medali yang Chiara raih, tetapi juga karena kerja keras, ketekunan, dan semangat belajarnya. Medali Emas Science dan Medali Perunggu Matematika ini adalah awal dari perjalanan menuju mimpi yang lebih besar. Teruslah rendah hati dan teruslah bersinar,” ujar mereka.

Prestasi Chiara Dominique Barutu menjadi bukti bahwa pelajar Indonesia mampu bersaing di tingkat global. Keberhasilannya di International STEM Olympiad 2026 diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus mengembangkan kemampuan di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika serta mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. (rw)