JAKARTA RAYA– Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Kusmanto, meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) bergerak lebih cepat dalam meningkatkan layanan publik, menyusul meningkatnya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di sejumlah wilayah.
Arahan tersebut disampaikan saat memimpin apel pagi, Senin (6/4/2026), yang dijadikan momentum untuk memperkuat disiplin, koordinasi, serta respons terhadap persoalan di lapangan.
Kusmanto menegaskan bahwa tantangan pelayanan publik saat ini menuntut aparatur tidak hanya bekerja secara administratif, tetapi juga proaktif dan hadir langsung di tengah masyarakat.
Perhatian khusus diberikan pada lonjakan kasus DBD. Pemkot Jakarta Timur melakukan pemantauan berbasis angka kejadian (incidence rate/IR) dan memberikan selendang kepada wilayah dengan peningkatan kasus sebagai bentuk peringatan dan dorongan percepatan penanganan.
“ASN harus menjadi bagian dari solusi, termasuk dalam mengedukasi masyarakat tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS),” ujar Kusmanto.
Di tengah upaya tersebut, Pemkot juga memberikan penghargaan Satyalancana Karya Satya kepada ASN berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kinerja.
Selain itu, kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana dan penguatan koordinasi lintas sektor turut menjadi perhatian, guna memastikan program berjalan efektif dan tepat sasaran.
Dengan situasi yang terus berkembang, Kusmanto berharap seluruh jajaran dapat bergerak lebih responsif dan adaptif, sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap optimal dan berbagai persoalan, termasuk DBD, dapat ditekan. (ali)


Tinggalkan Balasan