JAKARTA RAYA – Institut Teknologi PLN melalui Sekolah Vokasi menghadirkan kuliah tamu bertema potensi energi laut sebagai sumber energi masa depan. Kegiatan yang digelar Program Studi D-III Teknik Mesin itu membahas teknologi Ocean Thermal Energy Conversion (OTEC) sebagai solusi energi terbarukan di Indonesia.
Guest Lecture bertajuk “Potensi Ocean Thermal Energy Conversion sebagai Energi Terbarukan Masa Depan” tersebut berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting pada Kamis (7/5/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Sekolah Vokasi ITPLN dalam mendukung kampus transisi energi sekaligus memperkenalkan teknologi energi bersih kepada mahasiswa.
Dalam kuliah tamu tersebut, mahasiswa dikenalkan pada konsep OTEC, yakni teknologi pembangkit listrik yang memanfaatkan perbedaan suhu air laut permukaan dan laut dalam untuk menghasilkan energi listrik.
Dekan Fakultas Teknologi Kelautan Universitas Darma Persada, Muswar Muslim, menjelaskan bahwa teknologi OTEC sangat potensial diterapkan di wilayah tropis seperti Indonesia.
“Yang utama dalam OTEC bukan gelombang laut, melainkan beda suhu antara air laut permukaan dan air laut dalam,” ujar Muswar dalam keterangannya, Senin (11/5/2026).
Ia menjelaskan, suhu air laut permukaan di wilayah tropis umumnya berkisar 25 hingga 30 derajat Celsius. Sementara itu, suhu air laut dalam pada kedalaman ratusan hingga seribu meter berada di kisaran 4 sampai 10 derajat Celsius.
Perbedaan suhu tersebut dimanfaatkan untuk menggerakkan sistem pembangkit listrik berbasis siklus tertutup.
Pada sistem OTEC berbasis amonia, air laut hangat dipompa menuju alat penukar panas untuk menguapkan amonia. Uap amonia bertekanan kemudian digunakan untuk memutar turbin yang terhubung dengan generator listrik.
“Setelah itu, uap amonia didinginkan menggunakan air laut dingin dari kedalaman sehingga kembali menjadi cair dan digunakan lagi dalam siklus tertutup,” jelasnya.
Konsep dasar teknologi OTEC: ΔT=T permukaan − T laut dalam
Kuliah tamu tersebut dipandu Kepala Program Studi D-III Teknik Mesin ITPLN, Istianto Budhi Rahardja. Ia mengatakan materi yang disampaikan memberikan wawasan baru bagi mahasiswa terkait pentingnya peran generasi muda dalam mendukung transisi energi nasional.
“Transisi energi bukan hanya soal teknologi, tetapi juga tentang keberanian generasi muda untuk ikut ambil peran dalam menciptakan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan,” katanya.
Informasi mengenai berbagai program inovasi dan kegiatan akademik ITPLN dapat diakses melalui ITPLN.
Melalui kegiatan ini, Sekolah Vokasi ITPLN berharap mahasiswa semakin terdorong untuk belajar, berinovasi, dan berkontribusi dalam pengembangan energi bersih dan berkelanjutan di Indonesia. (Hab)


Tinggalkan Balasan