JAKARTA RAYA, Depok– PT Tirta Asasta Depok (Perseroda) menggelar program gratis biaya penyambungan air bersih bagi masyarakat mulai 1 Oktober hingga 31 Desember 2026. Program ini memberikan kesempatan kepada warga yang wilayah tempat tinggalnya telah terjangkau jaringan perpipaan untuk menjadi pelanggan tanpa dikenakan biaya penyambungan, sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.
Program tersebut merupakan upaya Tirta Asasta Depok untuk mengoptimalkan pemanfaatan jaringan perpipaan yang telah tersedia sekaligus memperluas akses layanan air bersih bagi masyarakat Kota Depok.
Calon pelanggan dapat mendaftar melalui situs resmi tirtaasastadepok.co.id, aplikasi ASASTAku, atau menghubungi WhatsApp resmi Tirta Asasta Depok di nomor 0812-5255-9000.
Adapun persyaratan administrasi yang perlu disiapkan meliputi fotokopi KTP, fotokopi Kartu Keluarga (KK), fotokopi Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) PBB, serta meterai Rp10.000.
Masyarakat disarankan menghubungi layanan pelanggan terlebih dahulu untuk memastikan ketersediaan jaringan perpipaan di lokasi tempat tinggal sekaligus memperoleh informasi mengenai prosedur pendaftaran.
Direktur Utama PT Tirta Asasta Depok (Perseroda), Olik Abdul Holik, mengatakan program gratis biaya penyambungan tersebut bertujuan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memanfaatkan infrastruktur air bersih yang telah tersedia.
“Melalui program gratis biaya penyambungan ini, kami ingin memberikan kemudahan bagi masyarakat yang wilayahnya telah terjangkau jaringan Tirta Asasta Depok untuk mulai memanfaatkan layanan air perpipaan. Kami berharap infrastruktur yang telah tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” ujarnya, Jumat (16/10/2026).
Dorong Penggunaan Air Perpipaan di 11 Kecamatan
Optimalisasi jaringan perpipaan Tirta Asasta Depok mencakup 11 kecamatan di Kota Depok yang telah memiliki jaringan layanan perusahaan.
Melalui program ini, masyarakat di wilayah yang terjangkau jaringan diharapkan semakin mengenal dan mempertimbangkan layanan air perpipaan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Selain memperluas akses air bersih, penggunaan air perpipaan juga diharapkan membantu mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap pengambilan air tanah.
Olik mengatakan pemanfaatan air perpipaan tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan rumah tangga, tetapi juga memiliki manfaat bagi lingkungan.
“Pemanfaatan air perpipaan tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan air sehari-hari, tetapi juga memiliki manfaat bagi lingkungan. Dengan menggunakan layanan air perpipaan, masyarakat turut berkontribusi dalam menjaga ketersediaan air tanah dan mendukung upaya pelestarian lingkungan secara berkelanjutan,” tambahnya.
Alternatif Pemenuhan Kebutuhan Air Rumah Tangga
Dalam penyelenggaraan layanan, air yang diolah dan didistribusikan Tirta Asasta Depok mengacu pada standar kualitas air sesuai ketentuan yang berlaku.
Penggunaan air perpipaan juga dapat menjadi alternatif bagi rumah tangga yang ingin mengurangi kebutuhan biaya pembangunan sumur dan perawatan pompa air secara mandiri.
Tirta Asasta Depok turut menyampaikan bahwa air yang diolah dan dialirkan kepada pelanggan telah memiliki sertifikasi halal.
Melalui program gratis biaya penyambungan yang berlangsung hingga 31 Desember 2026, masyarakat yang wilayahnya telah terjangkau jaringan diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperoleh akses layanan air bersih perpipaan. (***)


Tinggalkan Balasan