Bawaslu Proses 33 Laporan Pelanggaran Kampanye di Luar Jadwal

Senin, 27 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Bawaslu RI Puadi (kanan) didampingi Ketua Bawaslu Rahmat Bagja (kiri) (ist)

Anggota Bawaslu RI Puadi (kanan) didampingi Ketua Bawaslu Rahmat Bagja (kiri) (ist)

JAKARTA RAYA-Kampanye Pemilu 2024 belum juga dimulai, namun banyak pelanggaran yang telah dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI.

Tercatat saat ini Bawaslu sedang memproses 33 laporan pelanggaran setelah penetapan daftar calon tetap (DCT) terkait dengan kampanye di luar masa kampanye.

“Nah, 33 laporan (dugaan pelanggaran pemilu) ini dalam sidang ajudikasi berkaitan dengan pelanggaran administrasi,” kata anggota Bawaslu RI Puadi usai konferensi pers usai Apel Siaga Pengawasan Tahapan Kampanye Pemilu Tahun 2024 di Lapangan Monumen Nasional (Monas) Jakarta, kemarin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dijelaskan pula bahwa informasi awal yang telah masuk ke Bawaslu akan dilakukan penelusuran dan pendalaman guna memastikan adanya dugaan pelanggaran pemilu atau tidak.

Baca Juga :  Pemilu di Paris, WNI Bisa Beli Makanan Indonesia Usai Nyoblos

Hal itu, lanjut Puadi, sudah sesuai dengan Pasal 454 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (Pemilu) yang secara tegas mengatur siapa saja yang berhak membuat laporan dugaan pelanggaran pemilu.

“Nah, sebagaimana diatur dalam ketentuan Pasal 454 tentang pintu masuk laporan siapa-siapa saja yang berhak untuk melaporkan, warga negara Indonesia, pemantau pemilu, dan peserta pemilu,” ujar Puadi.

Sebelumnya, anggota Bawaslu RI Lolly Suhentty menyebutkan terdapat 33.740 tindakan pencegahan pelanggaran pemilu oleh pihaknya sebelum memasuki masa kampanye Pemilu 2024.

“Sejak rentang Januari sampai 25 November, Bawaslu sudah melakukan upaya pencegahan sebanyak 33.740 tindakan,” kata Lolly dalam acara yang sama.

Bawaslu RI, kata dia, akan memasifkan upaya pencegahan pelanggaran dalam tahapan Pemilu 2024.

Baca Juga :  Bawaslu: Iklan Kampanye Baru Mulai 21 Januari 2024

Dikatakan pula bahwa strategi pencegahan pelanggaran pemilu akan diterapkan secara berbeda-beda tergantung pada tingkat indeks kerawanan pemilu (IKP) di setiap provinsi.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI pada hari Senin, 13 November 2023, menetapkan tiga bakal pasangan calon presiden dan wakil presiden menjadi peserta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024.

Hasil pengundian dan penetapan nomor urut peserta Pilpres 2024 pada hari Selasa, 14 November 2023, pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md. nomor urut 3.

KPU juga telah menetapkan masa kampanye mulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024, kemudian jadwal pemungutan suara pada tanggal 14 Februari 2024.(hab)

Penulis : Hadits Abdillah

Editor : Hadits Abdillah

Berita Terkait

Pemprov DKI Pastikan Server PPDB 2024 Optimal, Ini Antisipasinya
Menaker Bertemu Dubes RI untuk Belanda, Bahas Peluang Kerja bagi Tenaga Kerja Indonesia
Mentan Amran Sebut Ketersediaan Hewan Kurban Aman dan Mencukupi Jelang Idul Adha
Basuki Hadimuljono Ungkap Tugas Khusus dari Presiden Jokowi usai Ditunjuk jadi Plt Kepala Otorita IKN
Tapera Tuai Polemik, Begini Komentar Ketua KADIN DKI Jakarta Diana Dewi
Terungkap, SYL yang Minta Gaji Cucunya di Kementan Naik Jadi Rp10 Juta
Kepulauan Seribu Disarankan Jadi Lokasi Wisata Pendidikan Siswa Jakarta
KPU DKI Jakarta Menyatakan Kelengkapan Dukungan untuk Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Juni 2024 - 13:29 WIB

Pemprov DKI Pastikan Server PPDB 2024 Optimal, Ini Antisipasinya

Senin, 10 Juni 2024 - 08:16 WIB

Menaker Bertemu Dubes RI untuk Belanda, Bahas Peluang Kerja bagi Tenaga Kerja Indonesia

Kamis, 6 Juni 2024 - 20:24 WIB

Mentan Amran Sebut Ketersediaan Hewan Kurban Aman dan Mencukupi Jelang Idul Adha

Senin, 3 Juni 2024 - 11:37 WIB

Basuki Hadimuljono Ungkap Tugas Khusus dari Presiden Jokowi usai Ditunjuk jadi Plt Kepala Otorita IKN

Rabu, 29 Mei 2024 - 14:15 WIB

Tapera Tuai Polemik, Begini Komentar Ketua KADIN DKI Jakarta Diana Dewi

Senin, 27 Mei 2024 - 17:25 WIB

Terungkap, SYL yang Minta Gaji Cucunya di Kementan Naik Jadi Rp10 Juta

Rabu, 22 Mei 2024 - 13:22 WIB

Kepulauan Seribu Disarankan Jadi Lokasi Wisata Pendidikan Siswa Jakarta

Jumat, 17 Mei 2024 - 14:29 WIB

KPU DKI Jakarta Menyatakan Kelengkapan Dukungan untuk Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur

Berita Terbaru