Kemnaker Terus Dorong Revitalisasi Balai K3 untuk Perluas Layanan Pengujian K3

Senin, 18 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA RAYA – Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah menyatakan bahwa revitalisasi Balai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan wujud keseriusan Kementerian Ketenagakerjaan dalam melakukan Reformasi Pengawasan Ketenagakerjaan.

Oleh karena itu, Menaker terus mendorong revitalisasi Balai K3 agar terus dilakukan sampai upaya masifikasi dan perluasan kapasitas dan jangkauan pengujian K3 benar-benar bisa mendukung upaya pencegahan kecelakaan dan penyakit akibat kerja, dan terwujudnya tenaga kerja yang sehat, selamat, dan produktif.

“Kita terus melakukan revitalisasi tidak hanya di Balai K3 Samarinda, tapi juga di Balai K3 lainnya,” kata Menaker pada acara Brainstorming Program Pelayanan Balai K3 Samarinda dan Strategi Pengendalian Bahaya di Tempat Kerja, Sabtu (16/3/2024) di Samarinda, Kalimantan Timur.

Menaker mengatakan bahwa revitalisasi Balai K3 dilakukan baik terhadap kemampuan Sumber Daya Manusia, sarana dan prasarana pengujian K3, maupun fasilitas gedung dan bangunan, sehingga kemampuan masifikasi dan perluasan jangkauan pengujian K3 bisa dilakukan dengan sebaik-baiknya.

Ia mendorong Balai K3 agar membangun kolaborasi dan sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan K3 di Tingkat nasional maupun daerah. “Kolaborasi ini mutlak dilakukan oleh Balai K3 Samarinda dan seluruh Balai K3 di Indonesia,” ucapnya.

Baca Juga :  Heru Serahkan Proses Pembebasan Lahan Normalisasi Ciliwung ke BPN

Selain itu, ia mendorong agar program kerja Balai K3 diarahkan untuk pembinaan personil K3 berupa pelatihan dan uji kompetensi di bidang K3 yang berkolaborasi dengan berbagai Lembagai Sertifikasi Profesi, Perusahaan Jasa K3, Rumah sakit, Perguruan tinggi, dan Kemententerian atau Lembaga lainnya. Kegiatan tersebut dimaksudkan untuk menunjang peningkatan kapasitas dan pemberdayaan personil K3.

“Oleh karenanya diperlukan kerja sama dengan stakeholder K3 sekaligus untuk mengatasi keterbatasan SDM yang belum memadai bila dibandingkan dengan rasio kebutuhan layanan dan jangkauan wilayah kerja, yang dapat berdampak pada terhambatnya pelayanan,” ucapnya.(sin)

Berita Terkait

Menaker: Berkurban, Simbol Solidaritas Nilai-Nilai Sosial
Kemnaker : Peningkatan Kompetensi Instruktur Tak Berhenti saat KKIN
Angkat Grace Natalie Jadi Komisaris MIND ID, Ini Alasan Erick Thohir
Kemnaker Terus Perkuat Pelindungan Pekerja Migran Indonesia di Belanda
Kemnaker Dukung Kerja Sama Penempatan Tenaga Kesehatan Indonesia ke Belanda
Menaker Ida Sebut Kontribusi Delegasi Indonesia dalam ILC Luar Biasa
Idul Adha 2024, Kemenag: Hilal Awal Dzulhijjah 1445H Teramati di Indonesia
Resmi Jadi Jubir KPK, Ini Harta Kekayaan Tessa Mahardhika Sugiarto
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Juni 2024 - 10:24 WIB

Menaker: Berkurban, Simbol Solidaritas Nilai-Nilai Sosial

Sabtu, 15 Juni 2024 - 11:26 WIB

Kemnaker : Peningkatan Kompetensi Instruktur Tak Berhenti saat KKIN

Kamis, 13 Juni 2024 - 13:30 WIB

Angkat Grace Natalie Jadi Komisaris MIND ID, Ini Alasan Erick Thohir

Rabu, 12 Juni 2024 - 08:06 WIB

Kemnaker Terus Perkuat Pelindungan Pekerja Migran Indonesia di Belanda

Selasa, 11 Juni 2024 - 16:12 WIB

Kemnaker Dukung Kerja Sama Penempatan Tenaga Kesehatan Indonesia ke Belanda

Minggu, 9 Juni 2024 - 14:23 WIB

Menaker Ida Sebut Kontribusi Delegasi Indonesia dalam ILC Luar Biasa

Jumat, 7 Juni 2024 - 19:32 WIB

Idul Adha 2024, Kemenag: Hilal Awal Dzulhijjah 1445H Teramati di Indonesia

Jumat, 7 Juni 2024 - 16:29 WIB

Resmi Jadi Jubir KPK, Ini Harta Kekayaan Tessa Mahardhika Sugiarto

Berita Terbaru

Pemerintahan

Menaker: Berkurban, Simbol Solidaritas Nilai-Nilai Sosial

Rabu, 19 Jun 2024 - 10:24 WIB