Pemprov DKI Didorong Tata Kawasan Kebayoran Lama

Senin, 6 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam penataan kawasan minimal ada penanaman pohon pada wilayah yang akan dibangun.

JAKARTARAYA-Demi menjaga keberlanjutan pembangunan wilayah, Komisi D DPRD DKI mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI untuk menata kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

“Untuk penataan kawasan maupun ruang hijau untuk Komisi D selalu setuju,” Ketua Komisi D DPRD DKI Ida Mahmudah di Jakarta, kemarin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ida menjelaskan, pihaknya belum menerima pembahasan mengenai penataan kawasan tersebut, namun menyatakan mendukung jika program itu terkait dengan penghijauan.

Menurut dia, dalam penataan kawasan minimal ada penanaman pohon pada wilayah yang akan dibangun sehingga tak hanya di Kebayoran saja, namun dilakukan untuk semua wilayah di Jakarta.

Maka dari itu, dia menyatakan mendukung penataan kawasan di Jakarta Selatan tersebut selama mampu mempercantik maupun memperbaiki fasilitas yang ada.

Baca Juga :  Jadi BUMD Penyumbang Dividen Terbesar, Pemprov DKI Jakarta Apresiasi Bank DKI

“Saya minta ke Dinas Pertamanan sesegera mungkin membangun karena kalau tidak ada pihak ketiga bisa PJLP (penyedia jasa lainnya perorangan) yang melakukan itu,” ujarnya.

Pemprov DKI Jakarta berencana menata kawasan Kebayoran Lama dengan membagi empat blok yang terdiri atas ruang terbuka hijau (RTH) fungsional, penataan jalan, penataan taman koridor usaha mikro dan penataan taman transit Kebayoran.

Pertama, penataan Blok A yang meliputi RTH fungsional dan parkir dengan total luas lahan 8.336 meter persegi.

Nantinya, fungsi lahan akan difokuskan untuk penyediaan selter parkir, penampungan pedagang kaki lima (PKL) dan taman.

Lalu, penataan Blok B terdiri dari penataan jalan, lintas bawah (underpass), jalur pedesterian, jalur sepeda kolong jalan layang (flyover), menara pemantau lalu lintas dan bulevar, dengan total luas 41.408 meter persegi.

Baca Juga :  DPRD DKI Minta Pemprov DKI Terapkan Pungutan Pajak dan Retribusi Secara Online

Penataan Blok C meliputi penataan area pedagang campuran. Blok C ini nantinya akan dibangun koridor pejalan kaki yang dilengkapi dengan taman dan penerangan sehingga pengunjung lebih nyaman.

Terakhir, penataan Blok D meliputi penyediaan taman transit Kebayoran. Taman akan berlokasi di bawah jalan layang, persimpangan Jalan Teuku Nyak Arief dekat halte koridor 8 TransJakarta.

Sebelumnya, Dinas Cipta Karya, Pertanahan, dan Tata Ruang (Citata) DKI Jakarta optimis penataan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan termasuk perbaikan infrastruktur bisa meningkatkan kenyamanan bagi warga yang berkunjung ke kawasan tersebut.

“Jalan nanti kita kembangkan dan saluran (drainase) kita perbaiki. Harapannya pembangunan kawasan Kebayoran Lama sesuai rencana,” kata Kepala Dinas Citata DKI Jakarta Heru Hermanto di Gedung DPRD DKI¬†Jakarta.(JR)

Penulis : il

Berita Terkait

Berikan Fasilitas Kredit Kepemilikan Tempat Usaha di Pasar Sukasari Bogor, Bank DKI Gandeng Perumda Pasar Pakuan Jaya
Tandatangani Pakta Integritas, Kesit Budi Handoyo Komitmen Besarkan PWI Jaya dengan Profesional Bertanggung Jawab
Koalisi PKS-PDIP di Pilkada DKI 2024 Kekuatan yang Dahsyat
Saksikan Penandatangan Kontrak Kerja, Wakil Wali Kota Jakut Juaini Imbau PPPK Layani Masyarakat Sepenuh hati
KPU DKI Jakarta : Dokumen Diterima, Pasangan Calon Perseorangan Punya Waktu 3×24 Jam untuk Unggah ke Silon
Jakarta Bangun Fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi RDF di Rorotan, Salah Satu yang Terbesar di Dunia
Tissa Biani Punya Hobi Memasak
Maarten Paes, Pesaing Baru di Pos Penjaga Gawang Timnas Indonesia
Berita ini 5 kali dibaca
Demi menjaga keberlanjutan pembangunan wilayah, Komisi D DPRD DKI mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI untuk menata kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. "Untuk penataan kawasan maupun ruang hijau untuk Komisi D selalu setuju," Ketua Komisi D DPRD DKI Ida Mahmudah di Jakarta, kemarin. Ida menjelaskan, pihaknya belum menerima pembahasan mengenai penataan kawasan tersebut, namun menyatakan mendukung jika program itu terkait dengan penghijauan.

Berita Terkait

Jumat, 17 Mei 2024 - 08:19 WIB

Berikan Fasilitas Kredit Kepemilikan Tempat Usaha di Pasar Sukasari Bogor, Bank DKI Gandeng Perumda Pasar Pakuan Jaya

Kamis, 16 Mei 2024 - 17:10 WIB

Tandatangani Pakta Integritas, Kesit Budi Handoyo Komitmen Besarkan PWI Jaya dengan Profesional Bertanggung Jawab

Rabu, 15 Mei 2024 - 07:26 WIB

Koalisi PKS-PDIP di Pilkada DKI 2024 Kekuatan yang Dahsyat

Selasa, 14 Mei 2024 - 19:16 WIB

Saksikan Penandatangan Kontrak Kerja, Wakil Wali Kota Jakut Juaini Imbau PPPK Layani Masyarakat Sepenuh hati

Selasa, 14 Mei 2024 - 15:24 WIB

KPU DKI Jakarta : Dokumen Diterima, Pasangan Calon Perseorangan Punya Waktu 3×24 Jam untuk Unggah ke Silon

Senin, 13 Mei 2024 - 13:15 WIB

Jakarta Bangun Fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi RDF di Rorotan, Salah Satu yang Terbesar di Dunia

Senin, 13 Mei 2024 - 09:56 WIB

Tissa Biani Punya Hobi Memasak

Senin, 13 Mei 2024 - 09:54 WIB

Maarten Paes, Pesaing Baru di Pos Penjaga Gawang Timnas Indonesia

Berita Terbaru